Transaksi Diblokir Imbas Sanksi Ekonomi, Turis Rusia di Bali Kehabisan Duit

ilustrasi mata uang rusia rubel (Pixabay.com/Evgeny)

, CEKLISSATU Rusia di Bali tidak bisa bertransaksi menarik uang tunai dari rekeningnya. Hal itu dikarenakan jaringan pembayaran memblokir kartu yang dipegang warga Rusia sebagai akibat dari invasi militer terhadap Ukraina.

Salah satunya yang dialami Konstantin Ivanov, saat ia mencoba menarik uang dari rekening banknya di mesin ATM di pulau Bali, transaksinya diblokir.

Bacaan Lainnya

“Ini telah menciptakan masalah besar bagi kami. Kami benar-benar kehilangan keuangan kami, seperti mereka telah benar-benar dibekukan dan kami tidak dapat menggunakannya sama sekali di sini,” ungkap Ivanov (27) pada Reuters, Kamis 10 Maret 2022.

Agar tetap bisa bertahan hidup, kemungkinan ia akan mencari pekerjaan di Indonesia.

Rifki Saldi Yanto, Manajer sebuah kafe di Bali menuturkan dalam beberapa terakhir, pelanggan Rusia di tempatnya lebih banyak membayar dengan uang tunai dibandingkan kartu kredit. Ia juga melihat kecenderungan penurunan pelanggan Rusia dalam beberapa hari terakhir.

Terkait permasalahan ini, Kedutaan Rusia di Jakarta mengatakan pihaknya akan memberikan informasi dan bantuan kepada setiap warga negara yang menghadapi masalah.

Juru Bicara Kedutaan Rusia Denis Tetiushin mengatakan Bank Pochta Rusia sekarang menawarkan kartu virtual menggunakan sistem UnionPay China. Bukan Visa atau Mastercard.

“Ini gratis dan orang dapat membukanya di mana pun mereka berada,” katanya dalam pesan teks.

Sementara itu, lebih dari 7.000 orang Rusia terdampar di Thailand karena pembatalan penerbangan, mata uang rubel jatuh bebas, dan masalah pembayaran.

Diketahui, ekonomi Rusia menghadapi krisis paling parah sejak jatuhnya Uni Soviet pada 1991, setelah negara-negara barat bergerak dalam beberapa hari terakhir untuk mengisolasinya dari sistem keuangan global.

Sistem pembayaran internasional SWIFT telah memutuskan beberapa bank Rusia dari jaringannya, sedangkan Visa dan Mastercard mengatakan mereka memblokir penggunaan luar negeri dari kartu mereka yang dikeluarkan oleh bank Rusia mulai 9 Maret.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.