Sempat Diserang Rusia, AS Sebut Reaktor di PLTN Zaporizhzhia Sudah Dimatikan

Ilustrasi. Foto penjagaan PLTN Chernobyl di tengah gempuran Rusia di Ukraina. (Reuters/Gleb Garanich)

WASHINGTON, CEKLISSATU – Bagian dari nuklir di pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia, Ukraina sempat terbakar saat tentara Rusia menyerang Ukraina.

Menteri Energi AS Jennifer Granholm pada Kamis 4 Maret 2022 waktu setempat mengatakan, reaktor itu terlindungi oleh struktur penahan yang kuat.

Bacaan Lainnya

“Reaktor itu sedang dimatikan secara aman,” ujar Menteri Energi Amerika Serikat Jennifer Granholm, lewat kicauan di Twitter.

Ia mengaku telah berbicara dengan menteri energi Ukraina terkait kondisi PLTN yang terbakar saat terjadi pertempuran antara tentara Rusia dan Ukraina.

“Kami tidak melihat adanya kenaikan radiasi di fasilitas tersebut,” kata Granholm.

Sementara itu, Presiden AS Joe Biden telah berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy untuk mendapatkan informasi terkini tentang kebakaran di PLTN itu.

Setelah serangan militer mereda, petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil memadamkan kebakaran .

“Pukul 6.20 waktu setempat, kebakaran di gedung pelatihan PLTN Zaporizhzhia di Enerhodar berhasil dipadamkan. Tidak ada korban,” demikian pernyataan layanan darurat Ukraina yang dikutip AFP.

Ukraina sempat tak dapat memadamkan kebakaran karena tim pemadam ditembaki oleh pasukan Rusia. Namun kemudian, tim damkar tersebut dapat mengakses PLTN terbesar di Eropa ini.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.