Mengancam Kesehatan Masyarakat, WHO Minta Ukraina Hancurkan Patogen di Biolab

Gedung Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Jenewa, Swiss, 2020. (ANTARA/Reuters/as)

JENEWA, CEKLISSATU – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan Pemerintah Ukraina untuk menghancurkan patogen yang ditempatkan di laboratorium kesehatan di negara itu. Hal tersebut untuk mencegah tingkat ancaman tinggi bagi kesehatan masyarakat di negara yang sedang konflik dengan Rusia.

Pakar biosekuriti WHO mengatakan jika salah satu fasilitas laboratorium itu rusak akibat pemboman ke kota-kota di Ukraina oleh pasukan Rusia, dapat meningkatkan risiko lolosnya patogen penyebab penyakit.

Seperti di negara-negara lain, Ukraina memiliki laboratorium kesehatan masyarakat yang meneliti cara mengurangi ancaman penyakit berbahaya yang menyerang hewan dan manusia termasuk, Covid-19.

Laboratorium tersebut mendapat dukungan dari Amerika Serikat (AS), Uni Eropa dan WHO.

Menanggapi pertanyaan dari Reuters terkait keterlibatan dengan Ukraina sebelum dan selama invasi Rusia, WHO mengatakan dalam email bahwa mereka telah berkolaborasi dengan laboratorium kesehatan masyarakat Ukraina selama beberapa tahun untuk mempromosikan praktik keamanan yang membantu mencegah pelepasan patogen yang tidak disengaja atau disengaja.

“Sebagai bagian dari pekerjaan ini, WHO telah merekomendasikan kepada Kementerian Kesehatan di Ukraina dan badan-badan lain yang bertanggung jawab untuk menghancurkan patogen ancaman tinggi untuk mencegah potensi tumpahan,” kata badan PBB itu seperti dilansir dari Channel News Asia, Jumat 11 Maret 2022.

Namun, WHO tidak mengatakan kapan rekomendasi itu dibuat untuk memberikan secara spesifik tentang jenis patogen atau racun yang disimpan di laboratorium Ukraina. Badan tersebut juga tidak menjawab pertanyaan tentang apakah rekomendasinya telah dikerjakan.

Kendati begitu, pernyataan WHO tidak mengacu pada senjata biologis. Badan tersebut mengatakan pihaknya mendorong semua pihak untuk bekerja sama untuk membuang secara aman dan terjamin dari setiap patogen yang mereka temui. Badan ini juga menawarkan bantuan sedapat mungkin dengan bimbingan teknis dan koordinasi

Pejabat Ukraina di Kiev dan di kedutaan mereka di Washington tidak menanggapi permintaan komentar.

Keberadaan fasilitas laboratorium Ukraina terkuak sejak Rusia mulai melakukan operasi militer ke Ukraina dua minggu lalu. Namun fasilitas tersebut sudah rusak diduga sengaja dihancurkan sehari sebelum Rusia menyerang Ukraina.

Juru bicara Kementerian Luar negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan bahwa dokumen yang digali oleh pasukan Rusia di Ukraina menunjukkan upaya darurat untuk menghapus bukti program biologis militer dengan menghancurkan sampel laboratorium.

Namun hal itu dibantah oleh juru bicara kepresidenan Ukraina. “Ukraina dengan tegas menyangkal tuduhan semacam itu,”

Juru bicara pemerintah AS juga membantah keras tuduhan Zakharova. Justru ia menyebut Rusia sengaja menuding sebagai dalih untuk menyebarkan senjata kimia atau biologinya sendiri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.