Joe Biden Gunakan Pesawat Kiamat Menuju Brussels

Pesawat Kiamat Angkatan Udara AS E-4B Nightwatch menemani perjalanan Presiden Joe Biden ke markas NATO di Eropa ketika perang Rusia-Ukraina sedang berkecamuk. Foto/REUTERS

, CEKLISSATU – Presiden Amerika Serikat (AS) menghadiri KTT darurat NATO di Brussels, untuk membahas perang Rusia-Ukraina.

Selama perjalanan dari Amerika ke Eropa, dia ditemani “” Angkatan Udara AS E-4B Nightwatch tak terlalu jauh. Pesawat ini dirancang sebagai ruang perang terbang.

Bacaan Lainnya

Satu dari empat E-4B, secara resmi dijuluki National Airborne Operations Center (NAOC). Itu terlihat oleh aplikasi pelacakan ADS-B dalam perjalanan dari AS ke Eropa sebelum pesawat kepresidenan Biden, Air Force One, terbang ke markas NATO di Brussels.

Mengutip laporan Flyingmag, Jumat 25 Maret 2022, aplikasi melacak sebuah pesawat dengan tanda panggilan GRIM99 itu berada di Inggris, dimana menyebarkan versi militer Boeing 747-200 yang dimodifikasi ini.

Selama perjalanan kepresidenan ke luar negeri, pesawat E-4B Nightwatch yang lebih dikenal dengan nama “Doomsday plane” memiliki tugas sebagai pusat komando militer AS secara mobile jika suatu saat terjadi serangan nuklir ke wilayah AS. Terlebih, perang Rusia dengan Ukraina berkecamuk selama sebulan sehingga pertahanan meningkat di wilayah tersebut.

Sejak konflik dimulai, NATO telah meningkatkan aset militer di sepanjang perbatasan timurnya sebagai unjuk kekuatan, meskipun Biden mengatakan sekutu AS dan NATO tidak akan melawan Rusia terkait Ukraina dan berisiko memicu Perang Dunia III.

Digambarkan oleh Hollywood dalam film spionase 2002 “Sum of All Fears”, E-4B Angkatan Udara AS telah lama menarik perhatian publik karena perannya sebagai platform militer yang akan digunakan selama konflik nuklir.

Berbasis di Pangkalan Angkatan Udara Offutt Nebraska (KOFF), E-4B sering digambarkan sebagai Pentagon yang terbang. E-4B selalu siaga, 24/7. Dilengkapi dengan teknologi komunikasi dan koordinasi yang canggih. Nightwatch dirancang untuk melayani, jika perlu sebagai platform komando untuk operasi militer tingkat tinggi, termasuk serangan senjata nuklir AS.

Seperti Air Force One, E-4B dapat terbang selama berminggu-minggu atau lebih dengan bantuan pesawat tanker pengisian bahan bakar KC-135 Angkatan Udara AS.

Kemampuan spesifiknya dirahasiakan, tetapi Angkatan Udara telah lama mengakui bahwa Nightwatch telah dipasang menjadi “sangat dapat bertahan” selama serangan nuklir.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.