Penyelundupan Sabu Satu Ton, Atlet Sepeda dan Kepala Dusun Diduga Terlibat

Tersangka Penyelundupan Sabu Satu Ton di Pangandaran Foto Kolase : Cucu | Ceklissatu.com

PANGANDARAN, CEKLISSATU – Salah satu tersangka seberat 1 ton di pantai Madasari, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran Rabu kemarin, 16 Maret 2022, ternyata melibatkan seorang pembalap sepeda putri, NS, 27 tahun. NS merupakan atlet balap sepeda khususnya kelas BMX da ia tercatat sebagai atlet BMX yang tergabung dalam kontingen Jawa Barat.

Menurut Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, tersangka NS ini merupakan warga Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Dia ditangkap polisi karena diduga membantu mengangkut sabu dari perahu ke mobil.

“Atlet tersebut memang warga kami di Pangandaran namun bukan atlet yang mewakili Kabupaten Pangandaran tapi mewakili Kabupaten lain,” katanya Kamis, 17 Maret 2022.

NS terungkap tidak bekerja sendiri dalam membantu penyelundupan sabu ini. Tersangka lain adalah Dede Hendra (41) warga Dusun Girijaya, Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Dede Hendra dikenal sebagai di salah satu desa di Kecamatan Parigi.

Pria ini berperan sebagai pengendali atau mengatur pergerakan barang haram tersebut.

Namun menurut Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengklarifikasi bahwa dia sudah mundur dari jabatan Kepala Dusun sekitar empat bulan lalu dan kini sudah tidak aktif dalam struktur pemerintahan desa.

“Iya saya mendapat laporan ada warga Pangandaran yang terlibat dalam penangkapan Sabu satu ton itu salah satunya yaitu Dede Hendra tapi kini dia sudah tidak aktif lagi menjadi kepala dusun, dia sudah mengundurkan diri sejak empat bulan lalu,” terang Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata.

Sabu yang diamankan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar ini jumlahnya cukup fantastis, ditaksir beratnya mencapai 1 ton dengan nilai jual ratusan miliaran rupiah. Narkoba berupa serbuk kristal itu jumlahnya dikemas dalam 66 karung. Isi karung sabu itu terdapat kemasan dalam bentuk kotak plastik dan dibungkus lakban bening. Penyelundupan sabu ini diduga merupakan jaringan internasional yang dikirim dari Iran.

Dari jalur pelayaran internasional, barang haram itu diangkut oleh perahu kecil yang biasa digunakan oleh nelayan dengan nama lambung SeaGipsy. Saat ini semua tersangka dan barang bukti sudah dibawa ke Mapolda Jawa Barat.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.