BOGOR, CEKLISSATU.COM - Pemerintah Kabupaten Bogor mulai mematangkan rencana pelebaran Jalan Bambu Kuning hingga Citayam.

Pelebaran Jalan Bambu Kuning-Citayaam itu sebagai langkah meningkatkan konektivitas transportasi, sekaligus memperbaiki sistem sanitasi dan penataan lingkungan di wilayah Kecamatan Bojonggede.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, proyek pelebaran jalan menjadi salah satu program prioritas yang akan direalisasikan pada tahun ini. 

Baca Juga: Rudy Susmanto Ajak Warga Bergerak Bersama, Gotong Royong Bersihkan Kabupaten Bogor Tanpa Henti

Seiring rencana tersebut, warga yang memiliki bangunan di luar jalur penataan, terutama di kawasan bantaran sungai, diminta bersiap mengikuti proses penataan yang akan dilakukan pemerintah.

"Pada tahun ini kami merencanakan pelebaran jalan dari Bambu Kuning sampai Citayam. Masyarakat yang berada di luar jalur tersebut diharapkan bersiap karena program ini dilakukan untuk kepentingan masyarakat," ujar Rudy dikutip, Rabu (8/7/2026). 

Ia menegaskan, pemerintah tidak bermaksud merugikan masyarakat. 

Baca Juga: Kabupaten Bogor Raih 2 Rekor MURI di HJB ke-544, Rudy Susmanto: Bukti Budaya dan Inovasi Berjalan Bersama

Penataan kawasan dilakukan agar warga Citayam memiliki akses terhadap infrastruktur yang lebih baik, mulai dari jalan yang lebih lebar hingga sistem sanitasi dan lingkungan yang lebih sehat.

"Tujuan kami bukan mengganggu masyarakat. Citayam merupakan bagian dari Kabupaten Bogor yang juga berhak menikmati jalan yang layak, sanitasi air yang baik, serta lingkungan yang lebih tertata," katanya.

Menurut Rudy, proyek pelebaran jalan akan berjalan bersamaan dengan program normalisasi sungai. 

Baca Juga: Kekeringan, BPBD Kabupaten Bogor Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak di Babakan Madang

Keberadaan bangunan di sepanjang bantaran sungai menjadi salah satu tantangan yang harus diselesaikan agar proses penataan kawasan dapat berjalan optimal.

"Kalau ingin jalan lebih baik, tentu harus diperlebar. Sungainya juga perlu dinormalisasi. Namun, karena masih terdapat bangunan di sisi kiri dan kanan sungai, masyarakat perlu memahami dan bersiap sejak tahap perencanaan maupun sosialisasi," jelasnya.

Rudy memastikan proyek pelebaran Jalan Citayam tidak memerlukan pembebasan lahan. 

Baca Juga: Kabupaten Bogor Catat Angka ODGJ Tertinggi di Jabar, Bupati Rudy Siapkan Fasilitas Sosial Baru

Hal itu karena pelebaran jalan akan memanfaatkan area bantaran sungai yang berada di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

"Untuk pelebaran Jalan Citayam tidak ada pembebasan lahan karena arah pengembangannya memanfaatkan area bantaran sungai," tegasnya.

Melalui program ini, Pemkab Bogor menargetkan terciptanya infrastruktur yang lebih representatif, memperlancar arus lalu lintas, mendukung pengendalian banjir melalui normalisasi sungai, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat di sepanjang kawasan Bambu Kuning hingga Citayam.