KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM – Jumlah korban dalam tragedi ambruknya Majelis Taklim Asobiyah di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, terus bertambah. 

Berdasarkan update data terbaru dari BPBD Kabupaten Bogor, kini tercatat 4 orang meninggal dunia dan 85 orang mengalami luka-luka.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, mengatakan perkembangan data ini merupakan hasil pendataan lanjutan di sejumlah rumah sakit. 

“Awalnya kami catat ada 3 korban meninggal, tapi setelah update terakhir bertambah jadi 4 orang, sedamgkan korban luka-luka jumlahnya juga naik, total sekarang ada 85 orang,” jelasnya, Senin (8/9/2025).

Baca Juga: Bupati Rudy Susmanto Pastikan Pemkab Bogor Terus Membantu Seluruh Kebutuhan Korban Bangunan Ambruk Ciomas

Adam menjelaskan, korban luka tersebar di berbagai fasilitas kesehatam, mulai dari RSUD Kota Bogor, RS PMI Kota Bogor, RS Medika Dramaga, RS Marzuki Mahdi, hingga beberapa klinik dan puskesmas sekitar Ciomas. 

“Kondisi korban beragam, ada yang luka ringan, sedang, sampai luka berat, sebagian sudah bisa pulang, tapi banyak juga yang masih dalam perawatan,” kata dia.

Menurut Adam, dugaan sementara penyebab ambruknya bangunan tersebut adalah struktur yang tidak kuat menahan beban. 

“Bangunan dua lantai itu dipakai untuk kegiatan maulid, jamaahnya cukup banyak,  beban yang berat bikin bangunan ambruk,” ucapnya.

Baca Juga: Bupati Bogor Kunjungi Keluarga Korban Majelis Taklim Ambruk, Rudy Sumanto: Kami Bertanggung Jawab Penuh

Hingga kini, tim gabungan dari BPBD, Damkar, TNI/Polri, serta relawan masihmelakukan pembersihan material runtuhan di lokasi. 

“Kami masih siaga di lapangan untuk membantu warga, yang utama saat ini adalah memastikan semua korban tertangani dengan baik,” pungkas Adam.