KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM – Seorang bocah bernama Alfaro (10) warga Perumahan Green Citayam City, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, meninggal dunia setelah terseret arus drainase saat bermain hujan pada Jumat (26/9/2025) sore.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, menjelaskan peristiwa bermula sekitar pukul 16.30 WIB, saat korban bermain hujan bersama tiga temannya di dekat saluran drainase. Tiba-tiba Alfaro terbawa arus deras.
“Kejadiannya sekitar jam setengah lima sore, korban lagi main hujan bareng tiga temannya dekat saluran drainase. Tiba-tiba saja dia kebawa arus yang deras,” jelas Adam kepada Ceklissatu.com, Sabtu (27/9/25).
Lalu, seorang saksi bernama Ade yang sedang mencuci motor sempat mencoba menolong dengan meraih kaki korban, namun derasnya aliran air membuat pegangan terlepas.
“Saksi yang lagi cuci motor, namanya Pak Ade, sempat berusaha nolong dengan nangkep kaki korban. Tapi karena arusnya deras banget, pegangan itu terlepas,” tuturnya.
Korban akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan sekitar pukul 22.57 WIB di wilayah Kota Depok, tepatnya dekat Pondok Zidane.
Baca Juga: Demo di Jakarta, Penumpang KRL di Stasiun Bojonggede Malah Terpantau Lengang
“Korban ditemukan sudah meninggal, tersangkut di rumpun bambu pinggir sungai, jaraknya sekitar satu kilometer dari lokasi awal kejadian,” terangnya.
Adam juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat hujan deras, terutama anak-anak yang bermain di sekitar aliran air.
“Musim hujan kayak gini arus drainase sangat deras, Harapan kita, orang tua lebih hati-hati mengawasi anak-anak supaya nggak ada lagi kejadian serupa,” pungkasnya.
Comment