Lantik Empat Kadis, Bupati Ingatkan Masa Jabatannya Tinggal Setahun Lagi

Bupati Bogor Ade Yasin saat melantik empat kadis Foto: Erul | Ceklissatu.com

BOGOR, CEKLISSATU Bogor Ade Yasin, melantik empat jabatan kepala dinas setelah proses lelang jabatan terbuka (open bidding) dilaksanakan, di Gedung Serbaguna I Setda, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (21/3/22).

Di antaranya yakni Bayu Rahmawanto sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Sigit Wibowo sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Teuku Mulya sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan Cecep Imam Nagarasid sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Bacaan Lainnya

Ade Yasin mengingatkan para pejabat tersebut harus bekerja lebih keras, karena masa jabatan dirinya tinggal satu tahun lagi.

“Saya minta kepada seluruh kepala perangkat daerah fokus mendukung tercapainya target indikator kinerja utama dan Program Pancakarsa. Harus lebih produktif, bersinergi dan berkolaborasi, serta terus meningkatkan inovasi mengingat kita berada di tahun ke-4, menjelang akhir periode RPJMD 2018-2023,” kata Ade Yasin, Senin (21/3).

Ade Yasin pun meminta kepada para kepala dinas ini untuk mampu membangun jaringan serta terus berkoordinasi, agar bantuan anggaran untuk kebutuhan pembangunan di Kabupaten Bogor bisa didapatkan baik dari pusat maupun provinsi.

“Mari saling bertukar energi positif, bekerja keras dan saling mendukung dalam melaksanakan amanah melayani masyarakat, melaksanakan pembangunan daerah dan menghadapi segala tantangan demi terwujudnya Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban,” jelas Ade Yasin.

Tak hanya pelantikan, dalam kesempatan itu Ade Yasin juga mengukuhkan para pejabatvPimpinan Tinggi Pratama (JPT) atau Pejabat Struktural Eselon II, Pejabat Administrator (Pejabat Struktural Eselon III), dan Pejabat Pengawas (Pejabat Struktural Eselon IV) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor tahun 2022.

“Ada 4 orang JPT sebagai dampak kekosongan jabatan. Lalu mutasi dan promosi jabatan karena kekosongan dan evaluasi kinerja sebanyak 158 orang. Pengukuhan karena dampak perubahan SOTK sebanyak 330 orang (20 JPT, administrator dan pengawas) baik secara daring dan luring,” kata Ade Yasin.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.