Diberikan Restorative Justice, Kasus Pencurian Hape Kakek Kadir Diberhentikan Kejari

Diberikan Restorative Justice, Kasus Pencurian Hape Kakek Kadir Diberhentikan Kejari Foto: Istimewa

BOGOR, CEKLISSATU – Kejaksaan Negeri () Kabupaten Bogor, menghentikan penuntutan () kasus penipuan dan pencurian handphone yang melibatkan seorang kakek bernama Kadir dan Irawan.

Kepala Kejari Kabupaten Bogor, Agustian Sunaryo menjelaskan, penghentian penuntutan ini telah diatur dalam Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 tahun 2020. Tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif, yang tentunya juga memperhatikan berbagai aspek.

Bacaan Lainnya

“Ada beberapa aspek yang kami pertimbangkan. Diantaranya pelaku baru sekali melakukan tindak pidana, ketidakmampuan ekonomi, serta tersangka Kadir merupakan pria lanjut usia dan menderita stroke,” kata dia, Kamis (3/3/22).

Lebih lanjut Agustian menjelaskan jika Restorative Justice ini juga dapat terpenuhi karena korban berinisial MD (15) berserta ibunya Siti Maryam Nurlela,
telah memaafkan dan menerima ganti rugi dari tersangka.

“Setelah dimediasi akhirnya terjadi kesepakatan berdamai. Dan korban juga telah menerima ganti ruginya sebesar Rp2,8 juta sesuai dengan harga handphone yang dibeli korban,” tuturnya.

dan Irawan resmi dibebaskan pada Rabu, 2 Maret 2022 setelah ditahan sejak 3 Desember 2021 di ruang tahanan Mako Polres Bogor.

Adapun aksi keduanya bermula pada Minggu, 28 November 2021 sekira pukul 11.00 WIB di depan Cibinong City Mall (CCM), Cibinong, Kabupaten Bogor.
Saat itu tersangka Kakek Kadir dan Irawan menemui korban MD dan memberinya cincin yang disebutnya dapat digunakan untuk jaga diri.

Kedua tersangka kemudian meminta korban MD berjalan menggunakan cincin dengan menitipkan handphone-nya terlebih dahulu.

Namun, setelah MD kembali ke tempat semula, kedua tersangka sudah tidak di lokasi dan membawa kabur handphone milik MD.

“Tersangka menjualnya seharga Rp600 ribu yang dibagi masing-masing sebesar Rp300 ribu untuk kebutuhan sehari-hari dan pengobatan stroke,” terang Agustian.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.