Jurnalis New York Times, Brent Renaud, Tewas Tertembak Tentara Rusia

Brent Renaud (Foto: BBC)

CEKLISSATU – Seorang jurnalis New York Times tewas di Ukraina ketika dia dan seorang rekannya dihujani tembakkan di dekat ibu kota, Kyiv.

Seperti dilansir Hops.id dari aljazeera.com, pasukan militer Rusia menembaki mobil yang dikendarai Brent Renaud dan seorang jurnalis lain di Irpin, sekitar 10 km (6 mil) barat laut ibukota, menurut keterangan pihak Kepolisian Kyiv dalam sebuah pernyataan, Minggu, 13 Maret 2022.

Seorang jurnalis yang masih hidup, Juan Arredondo, dilarikan ke rumah sakit di Kyiv.

Penasehat Kementerian dalam negeri Ukraina, Anton Herashchenko, memberikan konfirmasi atas insiden tersebut di saluran Telegram.

Di lain sisi, tidak ada komentar lebih lanjut dari pihak berwenang Rusia.

Juan Arredondo mengatakan, dia dan Brent Renaud ditembak setelah mereka dihentikan di sebuah pos pemeriksaan yang berada di sebelah jembatan Irpin.

Menurut Juan Arredondo, Renaud dan dirinya sedang merekam para pengungsi yang melarikan diri dari daerah itu.

Kemudian tembakan mengarah kepada mobil mereka meskipun sudah berbalik arah.

“Kami ditembak ketika berada di dalam mobil yang mendekati pos pemeriksaan. Kemudian sopir berbalik arah tetapi tembakan ke arah mereka terus berlanjut,” ungkap Arredondo.

Kejadian tersebut mendapat respon dari penasehat keamanan Gedung Putih, Jake Sullivan, yang mengatakan bahwa pemerintah Amerika Serikat akan berkonsultasi dengan pihak Ukraina untuk menentukan bagaimana langkah selanjutnya.

“Saya akan berkonsultasi dengan rekan-rekan dan Ukraina untuk memastikan bagaimana ini terjadi dan kemudian mengukur dan melaksanakan konsekuensi yang sesuai sebagai akibatnya,” ujar Jake Sullivan kepada wartawan CBS pada Minggu, 13 Maret 2022.

“Ini adalah bagian tak terpisahkan dari apa yang telah menjadi agresi berani di pihak Rusia di mana mereka menargetkan warga sipil, dan mereka telah menargetkan jurnalis,” sambungnya lagi.

Pihak New York Times memberikan keterangan bahwa sebetulnya Renaud bertugas pada tahun 2015 dan tidak ditugaskan di Ukraina.

Tersiar kabar bahwa ia sedang bertugas dari New York Times karena Renaud ditemukan tewas dengan mengenakan kartu pers lamanya.

“Kami sangat sedih mendengar kematian Brent Renaud, ia adalah pembuat film yang berbakat,” kata Danielle Rhoades Ha, juru bicara The Times.

Sumber: Hops id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.