BOGOR, CEKLISSATU— Puluhan warga dari 6 RW di Desa Kemang, Kabupaten Bogor, ontrog proyek pembangunan Perumahan Mercu Dinamika di Desa Kemang Kabupaten Bogor, Rabu 15 Juni 2022.
“Hari ini warga datang ke lokasi perumahan ini karena menuntut adanya akses jalan ke makam yang saat ini tertutup karena adanya proyek perumahan ini,”kata Otong (56)warga Kampung Kemang kepada wartawan.
Otong mengatakan, selama ini warga dari 6 RW mulai dari RW 02, 03, 04, 05, 06 dan RW 10 memang menggunakan akses jalan yang saat ini dilakukan pendoseran oleh pihak perumahan.
“Udah puluhan tahun warga gunakan jalan ini, semenjak jalan ini ke tutup akses warga untuk ke makam jadi terkendala bahkan ketika ada yang meninggal dan mau menguburkan itu harus muter ke jalan astana sejauh satu kilometer,”katanya.
Ketua RT 06, RW 03 Iwan mengatakan masyarakat dari 6 RW ini memang sudah sejak lama menuntut agar pihak pengembang memberikan akses jalan untuk ke pemakam umum.
“Aksi kali ini baru pertama kali, namun kalau untuk musyawarah sudah beberapa kali,”katanya.
Sementara Pengawas Proyek Perumahan PT Mercu Dinamika Marno mengungkapkan, permasalahan ini sebenarnya hanya salah paham warga dengan developer dan nanti akan dilakukan rapat bersama.
"Solusinya dari kami akan menggelar pertemuan bersama dinas terkait, warga dan pemerintah setempat agar polemik ini ada penyelesaian yang baik antar kedua belah pihak," ungkapnya.
Sub Koordinator bidang pengendalian Dinas DPMTSP Kabupaten Bogor Eli Nurhayati hari ini tim pengendalian meninjau lokasi pembangunan atas aduan warga karena akses jalan menuju tempat pemakaman umum warga sekitar
Eli menjelaskan, sebenarnya untuk perizinan sudah sesuai, tapi akan disampaikan oleh pimpinan, dan sekarang hanya tinjauan lokasi saja.
"Seteleh ini ditindaklanjuti atas pengaduan warga selanjutnya pimpinan yang akan menjadwalkan kembali untuk perkembangannya," jelasnya.
Ketika ditanyai perizinan dia mengaku, mengenai itu sudah di cek dan mungkin didalam rapat bakal dibahas.
"Sudah lengkap, yang jelas mereka hanya menuntut akses jalan ke makam saja, dan kami melihat sesuai aduan dilapangan," ucapnya.
Untuk site plan sesuai dan akan ada kelanjutan dari bidang lain. Karena, tim disini sebagai peninjauan sekaligus memeriksa permasalahan dilapangan.
"Kalau kami dari pengendalian, untuk kedalaman lain ada dari bidang yang menanganinya, karena disini hanya untuk fasilitasi permasalahan warga dengan developer," tuturnya.
Comment