Desa Wisata di Puncak Diharapkan Mampu Menggerakkan Roda Perekonomian Masyarakat

Wisata Hutan jadi andalan pariwisata desa Batulayang Foto: Asep | Ceklissatu.com

BOGOR, CEKLISSATU – Desa wisata menjadi perhatian khusus bagi Pemkab Bogor, karena mampu mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar. Salah satu desa yang dianggap sudah mumpuni menggerakkan roda perekonomian warga, yaitu Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua.

Pemkab Bogor, melalui Kementerian Pariwisata, Ekonomi Kreatif menobatkan Batulayang masuk dalam 100 besar sebagai desa wisata di seluruh Indonesia pada tahun 2021 silam.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Deni Humaedi mengatakan, saat ini di Kabupaten Bogor ada 42 desa rintisan atau embrio yang akan menjadi desa wisata.

“Makanya ini dibahas oleh Bupati dalam rapat dengan seluruh kepala desa, salah satunya tentang festival desa wisata,” jelasnya, Selasa, 22 Maret 2022.

Deni menyampaikan, bagi desa yang memiliki basis pariwisata, agar mengikuti festival tersebut, karena akan diadakan dengan sistem yang seimbang dalam penilaiannya.

“Bagi desa yang baru merintis akan dilombakan dengan level yang sama, jadi akan adil dalam penilaian,” katanya.

Untuk Desa Batulayang sendiri, sambungnya, setelah mengikuti lomba tingkat awal, terus melakukan inovasi-inovasi sehingga bisa mengikuti dan bertahan.

“Batulayang layak dijadikan contoh bagi desa-desa yang lain di Kabupaten Bogor, untuk rintisan Desa Wisata,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.