Bima Arya Klaim Pembangunan di Kota Bogor Merata hingga Pelosok

Wali Kota Bogor Bima Arya (istimewa/ceklissatu)

BOGOR, CEKLISSATU menyampaikan laporan kinerja sepanjang 2021. Namun, laporan tersebut disajikan dalam bentuk video unik berdurasi 5 menit 30 detik. Penonton seolah diajak ikut berkeliling merasakan perubahan kota.

Video diawali Bima Arya di ruang kerjanya di Balaikota Bogor. “2021 telah kita lewati bersama. Tahun yang terberat yang pernah ada. Kalau saat ini pandemi semakin terkendali, itu karena semua berkolaborasi,” ungkap Bima Arya dalam video yang diunggah di instagram @bimaaryasugiarto.

Bacaan Lainnya

Dalam tayangan itu, Bima Arya berjalan menuju pintu lalu berpindah ke Gedung DPRD Kota Bogor. “Tanpa dukungan DPRD, pimpinan dan semua anggota, tidak mungkin program bisa dirasakan warga,” kataya.

Di video tersebut juga Bima Arya tampak mengapresiasi kinerja jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah beserta seluruh elemen yang bahu membahu menghadapi Covid-19.

“Tanpa kerja keras dan soliditas ASN, pimpinan daerah, pemuda, pengusaha, tokoh agama, RW Siaga dan seluruh warga tidak mungkin aktivitas bisa pulih seperti biasa. Kita siap untuk saling menjaga dan siap untuk hadapi tantangan yang ada,” ujar Bima.

Transisi berikutnya ke RSUD Kota Bogor. Di sini mata Bima Arya menunjukan fasilitas kesehatan canggih berupa MRI 3 Tesla, CT-Scan 128 Slice, dan Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL).

“Kesehatan adalah yang utama. Tenaga kesehatan siaga, alat kesehatan terbaik telah tersedia demi pelayanan prima kepada warga,” imbuh Wali Kota Bogor dua periode ini.

Di sektor UMKM, Bima Arya menunjukan Sentra Kuliner Sempur dan Malabar yang mampu mengakomodir 233 pedagang.

“UMKM harus terus berdaya. Sentra Kuliner di Sempur dan Malabar kini bisa dinikmati semua warga. Pedagang sejahtera, pelanggan pun bahagia,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua APEKSI ini.

Scene lain yang ditampilkan juga adalah pembangunan yang tidak hanya terfokus di pusat kota, tapi juga hingga pinggiran, seperti kampung tematik Perca di Sindangsari, Bogor Timur.

Selanjutnya, Kampung Bojong Pasantren di Bojongkerta, di ujung selatan Kota Bogor. Kawasan yang tadinya kumuh, tertinggal dari kemajuan kota, kini warganya semangat berbenah dan bekerja sama. “Ada UMKM yang berdaya, ada Green House hasil kolaborasi dengan swasta yang menambah lapangan kerja yang hasilnya di ekspor ke 6 negara,” katanya.

Bima Arya juga menampilkan program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan anggaran yang dikucurkan Pemkot Bogor sebesar Rp 46,08 miliar untuk di 68 kelurahan. “Rumah warga jangan jadi gubuk derita. Kita ikhtiarkan agar lebih layak untuk semua. Sepanjang 2021 dibangun 6.550 rumah agar layak huni untuk keluarga,” tandasnya.

Hal-hal lain yang disampaikan dalam video tersebut Kampung Tematik di Mulyaharja dengan konsep agrowisata yang menampilkan sawah padi organik.

Ada gedung Bogor Creative Center bantuan Gubernur Jawa Barat, tempat komunitas berinovasi dan kolaborasi mengembangkan ekonomi kreatif.

Lalu dimulai penataan kawasan Batutulis untuk kembalikan nuansa kejayaan kerajaan Sunda Pakuan Pajajaran.

Kawasan Suryakencana juga terus ditata bukan hanya soal mempercantik kota tapi menjaga simbol keberagaman.

“Kita terus berlari membangun kota yang ramah bagi pejalan kaki, menuju kota dengan transportasi yang ramah lingkungan. Di tahun 2021 telah di bangun 25,8 KM jalur sepeda,” ujar Bima.

Inovasi lain yang disuguhkan adalah layanan drive thru dari Disdukcapil Kota Bogor yang mempermudah urusan administrasi warga.

Di bidang transportasi, pada 2021 telah dimulai penataan dengan menghadirkan 49 unit Biskita yang akan menggantikan angkutan kota di Kota Bogor. Tahun-tahun berikutnya bus yang nyaman akan terus ditambah.

Terakhir, Bima Arya menunjukan Alun-Alun Kota Bogor, tempat warga bercengkrama, berbagi rasa, cita dan cinta apapun latar belakangnya.

“Satu persatu masalah diselesaikan, janji ditunaikan, rencana dituntaskan. Belum semua jadi kenyataan, kita terus bersama menggapai impian di kota pusaka, kota untuk semua, kota untuk keluarga,” pungkas Bima Arya mengakhiri video bersama tokoh lintas agama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.