BOGOR, CEKLISSATU - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor menggelar Lokakarya Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026 di Aula Gedung C Universitas Djuanda, Rabu (2/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempresentasikan hasil program sekaligus mengapresiasi kontribusi mahasiswa selama melaksanakan KKN di masyarakat.

Mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Desa Transparan Inovatif dan Kolaborasi Berbasis Pemberdayaan Masyarakat dan Peningkatan Kualitas SDM untuk Mewujudkan Masyarakat Madani yang Berkelanjutan”, kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa KKN di sembilan desa, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Dekan FISIP UNIDA, Dr. Hj. Rita Rahmawati, M.Si., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan KKN mahasiswa. Ia menilai mahasiswa telah menjalankan tugas dengan baik dan menghasilkan berbagai luaran yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kalau lihat dari laporan sementara, semuanya sudah melaksanakan tugas dengan baik dan semua luaran sedang berproses untuk dilaksanakan,” ujarnya.

Baca Juga: KKN FISIP UNIDA Di Desa Ciadeg, Bukti Nyata Kolaborasi Kampus dan Masyarakat 

Apresiasi juga disampaikan Wakil Rektor II Universitas Djuanda, Dr. Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I., M.C.E. Menurutnya, mahasiswa telah menunjukkan bahwa KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi menjadi ruang untuk berinovasi dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. 

“Teman-teman ini prestasinya luar biasa. Bukan hanya sekadar melaksanakan KKN, tetapi betul-betul berkontribusi terhadap masyarakat dan serius melaksanakan kegiatan itu, bukan hanya sekadar menggugurkan kewajiban SKS kemudian mendapatkan nilai mata kuliah,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP UNIDA, Dr. Saprudin, S.Sos., M.Si., melaporkan bahwa KKN FISIP 2026 dilaksanakan di sembilan desa, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor dengan masing-masing satu kelompok. Kegiatan tersebut melibatkan 106 mahasiswa dari Program Studi Sains Komunikasi dan Administrasi Publik.

“FISIP itu KKN di Kecamatan Cigombong, dengan sembilan desa. Masing-masing satu kelompok, yang diikuti oleh 106 mahasiswa yang terdiri dari Program Studi Sains Komunikasi dan Administrasi Publik,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa terdapat program mahasiswa yang lolos dan masih dalam proses seleksi Inovasi Daerah tingkat Kabupaten Bogor, sebagai salah satu capaian dari pelaksanaan KKN tahun ini.

Sementara itu, mahasiswa KKN FISIP UNIDA, Siti Balqis Sari Manah, mengatakan bahwa lokakarya menjadi momen untuk memperlihatkan hasil program yang telah dijalankan selama berada di Desa Ciadeg. 

“Lewat lokakarya ini, kami bisa menunjukkan apa saja yang sudah kami kerjakan selama di Ciadeg. Rasanya senang karena semua proses yang kami jalani selama KKN akhirnya bisa kami ceritakan dan bagikan,” ujarnya.

Dalam lokakarya, setiap kelompok menampilkan hasil program melalui presentasi, stand pameran dan video after movie. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian penghargaan untuk stand terbaik dan video after movie terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan inovasi mahasiswa dalam mengemas hasil KKN.