KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM – Antusiasme masyarakat terhadap pendidikan di SMP Negeri 2 Jasinga Kabupaten Bogor tinggi pada tahun ajaran 2025/2026. Sekolah yang berlokasi di kawasan Jasinga Kaler itu dibanjiri 460 pendaftar baru, meski daya tampungnya hanya tersedia untuk 320 siswa.
Fenomena ini diungkapkan Kepala SMPN 2 Jasinga, Endang Setiyaningsih, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (09/07/2025).
Ia menilai tingginya minat masyarakat mencerminkan kepercayaan yang semakin besar terhadap kualitas pendidikan di sekolah tersebut.
“Antusias masyarakat sangat tinggi. Sebanyak 460 pendaftar, tapi kuota hanya 320 siswa. Itu artinya, sekolah kami semakin dipercaya,” ucap Endang Setyaningsih kepada Ceklissatu.com.
Namun, di balik lonjakan minat tersebut, Endang mengkhawatirkan keterbatasan ruang belajar.
Ia menyebut saat ini ada sekitar tiga rombongan belajar (rombel) yang tidak tertampung, sehingga dirinya mengajukan permohonan agar pemerintah daerah segera menambah Ruang Kelas Baru (RKB).
“Kami butuh penambahan RKB agar anak-anak sekitar tetap bisa bersekolah di sini tanpa harus tersingkir karena keterbatasan fasilitas,” jelasnya.
Endang juga menyoroti bahwa keberhasilan menarik minat masyarakat tak lepas dari konsistensi sekolah dalam meningkatkan kualitas.
Baca Juga: Tingkatkan Potensi Wisata Berbasis Sungai, Bupati Bogor Berikan Ini untuk Desa Wisata Sipak
Para guru, kata Endang, telah bekerja keras membenahi baik aspek akademik maupun sarana prasarana (sarpras), demi menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kompetitif.
"Kami terus berbenah. Mulai dari manajemen pembelajaran, penguatan karakter siswa, hingga perbaikan fasilitas seperti perpustakaan, laboratorium, dan ruang kelas. Semua ini demi satu tujuan: kepercayaan masyarakat,” tegas Endang, yang juga dikenal pernah mendapatkan beasiswa pendidikan ke Australia.
Dengan reputasi sekolah yang terus menanjak dan daya tampung yang belum mampu mengimbangi lonjakan minat, SMPN 2 Jasinga kini menjadi simbol penting akan perlunya akselerasi pembangunan infrastruktur pendidikan di wilayah Jasinga dan sekitarnya.
“Sekolah ini bukan hanya tempat belajar, tapi juga harapan bagi masa depan anak-anak kami. Jangan biarkan keterbatasan ruang menjadi penghalang mereka meraih mimpi,” tutup Endang penuh harap.