BOGOR, CEKLISSATU.COM - Bogor Run 2026 hadir dengan konsep 'eco movement' yang memadukan semangat olahraga dan kepedulian lingkungan.
Event Bogor Run 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 itu melibatkan ribuan pelari dari dalam dan luar negeri pada Minggu (10/5/2026) mendatang.
Ketua KORMI Kabupaten Bogor, Rieke Iskandar atau yang akrab disapa Akew mengatakan, Bogor Run tahun ini hadir dengan konsep berbeda dibanding pelaksanaan sebelumnya.
"Bogor Run kali ini berkolaborasi dengan KONI dan NPCI Kabupaten Bogor. Sebelumnya juga kami bersama komunitas pelari mengadakan aksi bersih-bersih sampah di aliran Sungai Cisadane, karena tema kali ini eco movement terkait berbagai isu lingkungan yang menjadi konsen bersama," ujar Akew kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).
Menariknya, sampah yang berhasil dikumpulkan dari Sungai Cisadane tidak berhenti sebagai limbah semata.
KORMI Kabupaten Bogor menyulap sampah tersebut menjadi medali unik bagi para peserta Bogor Run 2026.
Baca Juga: Bupati Bogor Siapkan Bonus Rp100 Juta untuk Pemecah Rekornas di Bogor Run 2026
"Sampah yang kami dapat itu didaur ulang menjadi medali para peserta Bogor Run nanti. Artinya sampah itu menjadi manfaat dalam kegiatan Bogor Run tahun ini," jelasnya.
Event lari berskala nasional tersebut dipastikan akan berlangsung meriah.
Sebanyak 4.100 peserta tercatat ambil bagian dalam ajang ini, termasuk 334 pelari mancanegara yang turut meramaikan atmosfer olahraga di Bumi Tegar Beriman.
Baca Juga: Rudy Susmanto Apresiasi Bogor Run 2025, Harap Jadi Pendorong Ekonomi dan Pariwisata Kabupaten Bogor
Akew pun optimistis Bogor Run akan terus berkembang dan mampu menembus level internasional pada tahun mendatang.
"Bogor Run ini melibatkan 4.100 peserta dari berbagai wilayah bahkan ada 334 pelari mancanegara. Insyaallah tahun depan target kami event ini bukan hanya berskala nasional tapi internasional," tandasnya.