BOGOR, CEKLISSATU - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Tim Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Kabupaten Bogor pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Jawa Barat Modern Pentathlon 2025. Bertanding di GOR Pajajaran, Kota Bandung, pada 19–20 Desember 2025, kontingen Bumi Tegar Beriman sukses membawa pulang dua medali, masing-masing satu emas dan satu perak.

Meski hanya menurunkan lima atlet terbaik, Tim MPI Kabupaten Bogor mampu menunjukkan daya saing tinggi di tengah ketatnya persaingan antar daerah se-Jawa Barat. Raihan dua medali tersebut menjadi bukti kualitas pembinaan yang terus berkembang.

Ketua MPI Kabupaten Bogor, Muhamad Syukron Anugrah atau yang akrab disapa Uchon, mengaku bangga atas pencapaian para atletnya.

Baca Juga: KONI Kota Bogor Mantap Bidik 100 Emas di Porprov Jabar 2026

“Saya bangga Tim MPI Kabupaten Bogor bisa mendulang dua medali, satu emas dan satu perak, pada Kejurda Jabar 2025,” ujar Uchon.

Medali emas dipersembahkan oleh atlet andalan, Belghrano Deeyren Valeska Tindige, yang tampil gemilang di nomor Biathle Putra dengan catatan waktu 08:14,73 detik. Tak hanya itu, Belghrano kembali menyumbangkan medali perak dari nomor Triathle Putra dengan waktu 15:18,88 detik.

Uchon berharap capaian ini menjadi modal berharga bagi MPI Kabupaten Bogor untuk menatap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat. 

Menurutnya, cabang olahraga modern pentathlon berpotensi menjadi salah satu lumbung medali emas bagi Kabupaten Bogor.

“Kejurda ini juga menjadi ajang Babak Kualifikasi Porprov Jabar 2025, sehingga hasil ini sangat penting untuk mengukur kesiapan atlet,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Bogor, Dedi Ade Bachtiar, yang hadir langsung memberikan dukungan, turut mengapresiasi perjuangan para atlet. Ia optimistis MPI Kabupaten Bogor mampu tampil sebagai salah satu penyumbang medali emas pada Porprov Jabar 2026 mendatang.

“Saya sangat mengapresiasi keberhasilan atlet MPI Kabupaten Bogor yang meraih prestasi istimewa di Kejurda Jabar 2025. Ini menunjukkan potensi besar yang harus terus dikembangkan,” pungkas Dedi.