JAKARTA, CEKLISSATU -- Rivalitas yang pernah menjadi salah satu cerita terbesar dalam sejarah Premier League akan kembali hadir di Indonesia. Kali ini, persaingan antara Arsenal dan Manchester United akan diperankan oleh para legenda kedua klub dalam laga bertajuk 2026 Champions Impact in Jakarta: The Rivalry Returns.
Dua tim bertabur nama besar, North London Legends yang diperkuat para legenda Arsenal dan United Legends yang dihuni mantan pemain Manchester United, akan berhadapan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Pertandingan dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB dan menjadi kesempatan langka bagi pencinta sepak bola
Indonesia untuk menyaksikan secara langsung sejumlah pemain yang pernah menghiasi era kejayaanPremier League. Laga ini diselenggarakan oleh Allive Creative Indonesia.
Bukan sekadar pertandingan ekshibisi, The Rivalry Returns membawa kembali memori persaingan Arsenal dan Manchester United yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu duel paling ikonik di sepak bola Inggris.
Kini, sejumlah sosok yang pernah menjadi bagian penting dari persaingan tersebut akan kembali menginjakkan kaki di iapangan, tetapi dengan suasana yang berbeda. Para legenda tersebut akan bertemu di hadapan para penggemar Indonesia yang dikenal memiliki kecintaan besar terhadap sepak bola dan Premier League.
Dari kubu North London Legends, perhatian akan tertuju kepada salah satu pemain terbesar yang pernah dimiliki Arsenal, Thierry Henry.
Mantan penyerang asal Prancis tersebut dikenal sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Arsenal.
Henry juga menjadi salah satu pemain kunci ketika Arsenal meraih gelar Premier League 2003/2004 tanpa sekalipun mengalami kekalahan.
Henry tidak datang sendirian. Sejumlah nama yang menjadi bagian penting dari generasi emas Arsenal juga masuk dalam daftar North London Legends.
Di posisi penjaga gawang terdapat Petr Cech, sosok yang dikenal sebagai salah satu kiper terbaik dalam sejarah Premier League. Cech pernah memperkuat Chelsea dan Arsenal selama kariernya di Inggris.
Kemudian ada Ashley Cole, salah satu bek kiri terbaik yang pernah memperkuat Arsenal. Cole juga merupakan bagian dari skuad Arsenal yang menjalani musim tanpa kekalahan pada 2003/2004.
Lini tengah akan dihiasi nama Robert Pires, Gilberto Silva, dan Patrick Vieira. Ketiganya memiliki peran penting dalam perjalanan Arsenal meraih gelar Premier League 2003/2004.
Pires dikenal sebagai salah satu winger utama Arsenal pada era tersebut, sementara Gilberto Silva menjadi sosok penting yang menjaga keseimbangan lini tengah. Vieira, yang juga menjadi kapten Arsenal, merupakan figur sentral dalam permainan tim London Utara tersebut.
Kehadiran sejumlah pemain dari skuad yang dikenal sebagai The Invincibles membuat pertemuan North London Legends dengan United Legends semakin menarik. Para penggemar Indonesia akan mendapatkan kesempatan melihat kembali para pemain yang pernah membawa Arsenal berada di puncak sepak bola Inggris.
Sementara itu, United Legende juga membawa sejumlah nama besar yang pernah menjadi bagian dari kejayaan Manchester United.
Bontong portahanan United Legonde akan dilai Edwin van der Sar, Rio Ferdinand, dan Nemanja Vidic.
Van der Sar merupakan penjaga gawang yang turut membawa Manchester United meralh gelar LigaChampions 2008. Di depannya, Ferdinand dikenal sebagai salah satu fondasi pertahanan Manchester United dan memiliki koleksi enam gelar Premier League.
Ferdinand akan berduet dengan Vidic, bek tengah asal Serbia yang menjadi salah satu bagian penting dari lini pertahanan Manchester United pada era tersebut. Keduanya dikenal sebagal salah satu pasangan bek tengah paling tangguh yang pernah dimiliki klub berjuluk The Red Devils.
Di lini tengah, sosok Ryan Giggs menjadi salah satu nama paling ikonik yang akan memperkuat United Legends.
Giggs merupakan pemegang rekor penampilan sepanjang masa Manchester United sekaligus pemain dengankoleksi 13 gelar Premier I eague. Kehadirannya kembali di lapangan tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar klub asal Manchester tersebut.
Untuk linı depan, Unıted Legends memılikı dua nama yang tıdak asıng bagı penggemar sepak bola dunia, yakni Carlos Tevez dan Radamel Falcao.
Tevez dikenal sebagai penyerang yang memiliki kekuatan fisik dan pernah menjadi juara Premier Leaguebersama Manchester United. Sementara Falcao merupakan penyerang kelas dunia asal Kolombia yang dikenal dengan julukan El Tigre.
*RIVALITAS LAMA, PANGGUNG YANG BERBEDA*
Pertemuan North London Legends dan United Legends menjadi kesempatan untuk menghidupkan kemballsalah satu rivalitas yang pernah mendominasi Premier League.
Arsenal dan Manchester Uniled pernah menjadi dua kekualan ulama dalam perebulan supremasi sepak bolaInggris. Persaingan kedua klub tidak hanya menghadirkan pertandingan dengan tenal tinggl, tetapi juga mempertemukan sejumlah pemain terbaik pada generasinya.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pertandingan ini menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung para legenda yang sebelumnya hanya dapat disaksikan melalul layar televisi ketika mereka masih aktif bermain.
Kehadiran Henry, Vieira, Pires, Gilberto Silva, Cole, Cech, Van der Sar, Ferdinand, Vidic, Giggs, Tevez, hingga Falcao sekaligus menjadi bagian dari perayaan terhadap besarnya gairah masyarakat Indonesia terhadap sepak bola Premier League.
2026 Champione Impact in Jakarta: The Rivalry Returne diharapkan monghadirkan malam yang tidak hanyamempertemukan dua tim legenda, tetapi juga menghidupkan kembali kenangan dari sebuah era penting dalam sejarah Premier League.
DAFTAR PEMAIN YANG DIKONFIRMASI
North London Legends
Thierry Henry - Prancis
Petr Cech - Republik Ceko
Ashley Cole - Inggris
Robert Pires - Prancis
Gilberto Silva - Brasii
Patrick Vieira - Prancis
United Legends
Edwin van der Sar - Belanda
Rio Ferdinand - Inggris
Nemanja Vidic - Serbia
Ryan Giggs - Wales
Carlos Tevez - Argentina
Radamel Falcao - Kolombia