BOGOR, CEKLISSATU – Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PP Pelti) resmi menetapkan enam petenis muda terbaik hasil Seleksi Nasional (Seleknas) Tim Tenis Kelompok Umur (KU) 14 tahun yang digelar di Lapangan Tenis Indoor Kapten Muslihat, kawasan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Keenam atlet tersebut akan memperkuat Tim Nasional Tenis Indonesia KU14 pada ajang World Junior Tennis Championship (WJTC) 2026 di Kuching, Malaysia, April mendatang.
Dari total peserta seleknas, terpilih tiga petenis putra dan tiga petenis putri yang dinilai paling siap secara teknik, fisik, dan mental untuk bersaing di level internasional.
“Alhamdulillah, kami telah menetapkan enam pemain hasil seleknas di Pakansari. Terdiri dari tiga putra dan tiga putri yang akan menjadi bagian skuad Timnas Tenis Indonesia KU14,” ujar Kabid Binpres PP Pelti, Ardi Rivali, Minggu (1/2/2026).
Baca Juga: Atlet Para Tenis Meja Jabar Hamida Sumbang Emas untuk Indonesia di APG 2026
Seleknas KU14 tahun ini diikuti oleh 32 petenis muda, masing-masing 16 putra dan 16 putri, yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Proses seleksi berlangsung ketat dan kompetitif sejak 26 Januari hingga 1 Februari 2026.
Enam petenis yang dinyatakan lolos dan akan mewakili Indonesia di WJTC 2026 yakni:
Quorra Princy (Kalimantan Selatan)
Kirana Zahra Wibowo (Jawa Timur)
Karina Brigitra Sucipto (DKI Jakarta)
Ethan Jake Frans (DKI Jakarta)
Komang Bagus Wahyu Purustama (Bali)
Ahmad Zulfan Dwi Sadewa (Jawa Timur)
Ardi Rivali yang juga pernah menjadi Pelatih Timnas Tenis Putri Indonesia pada SEA Games 2025 berharap skuad muda ini mampu tampil maksimal dan bersaing dengan negara-negara kuat.
“Saya berharap Timnas Tenis KU14 Indonesia bisa berbicara banyak di WJTC 2026. Lawan-lawan yang akan dihadapi sangat kuat, seperti Australia, Uzbekistan, China, Thailand, dan negara lainnya,” kata Ardi.
Ia juga menambahkan bahwa PP Pelti berencana menggelar seleksi nasional untuk KU12 dan KU16 pada April mendatang, dengan harapan kembali menggunakan Lapangan Tenis Kapten Muslihat, Pakansari, sebagai lokasi penyelenggaraan.
Baca Juga: Pakansari Jadi Tuan Rumah Seleknas Tenis KU-14, Acep Sajidin: Bukti Kepercayaan PP Pelti Pusat
Proses seleknas yang digelar PP Pelti ini pun mendapat apresiasi luas dari peserta maupun pemilik klub tenis di Indonesia. Mereka menilai sistem seleksi kali ini berlangsung fair, transparan, dan menghasilkan kompetisi yang sehat.
“Seleknas kali ini saya anggap yang terbaik sepanjang kepengurusan Pelti, termasuk di zaman saya dulu. Prosesnya sangat adil, kompetitif, dan benar-benar menghasilkan pemain yang layak dipilih. Selamat untuk pengurus Pelti dan para pemain terpilih,” ujar salah satu pemilik klub tenis ternama di Indonesia.