JAKARTA, CEKLISSATU -- Dalam rangka menyambut Dies Natalis Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI) yang ke-9, Pusat Studi Diplomasi dan Industri Olahraga (PSSDIO) sebagai salah satu unit kegiatan khusus dari Center for Sport and Global Strategic Studies (CSGS-SKSG UI) diminta kiprahnya untuk mempersiapkan peluncuran program kajian serta rangkaian kegiatan olahraga yang akan digelar dalam waktu dekat.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen SKSG UKK CSGS UI untuk mengembangkan pemahaman dan kontribusi akademik dalam bidang diplomasi olahraga serta penguatan industri olahraga nasional. Berbagai agenda ilmiah, diskusi tematik, serta kegiatan olahraga partisipatif akan diaktifkan, melibatkan sivitas akademika UI dan masyarakat umum.
"Dies Natalis ke-9 SKSG menjadi momentum strategis untuk mengangkat kajian diplomasi olahraga ke tingkat yang lebih tinggi, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya industri olahraga sebagai bagian dari kekuatan bangsa," ujar Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. H. Uden Kusuma Wijaya, SH., MM., Ketua Pusat Studi Diplomasi dan Industri Olahraga (PSSDIO) SKSG UKK CSGS UI.
Rangkaian kegiatan yang direncanakan mencakup seminar nasional, diskusi panel bersama tokoh olahraga dan akademisi, peluncuran publikasi ilmiah, hingga pertandingan persahabatan antarunit. Kegiatan akan berlangsung berbarengan dengan momentum peringatan Dies Natalis SKSG UI di bulan Juli 2025.
Selaku pimpinan baru yang membawahi SIL dan SKSG UI, Prof. Dr. Drs. Supriatna, M.Si., M.T., meminta dan menaruh harapan besar kepada PSSDIO terhadap rencana program kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa integrasi kajian olahraga dalam ranah strategis global merupakan bagian penting dari visi SKSG UI sebagai pusat unggulan multidisipliner.
"Kami mendukung penuh PSSDIO dan CSGS dalam memajukan kajian dan kegiatan olahraga, yang dapat memperkuat soft power Indonesia," ujarnya dalam pertemuan antara Pimpinan SKSG UKK CSGS UI dengan tim PSSDIO di PSJ UI Depok, Senin 21 April 2025.
PSSDIO mengundang seluruh elemen masyarakat, akademisi, praktisi olahraga, dan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kemajuan diplomasi dan industri olahraga tanah air.