JAKARTA, CEKLISSATU - Tidak masuknya nama Stefano Lilipaly dalam 29 pemain yang dipanggil pelatih Shin Tae-yong untuk menjalani TC Timnas Indonesia di Turki, justru menimbulkan polemik. Banyak yang mempertanyakan keputusan pelatih asal Korea Selatan itu dengan tidak memasukkan nama pemain berdarah Indonesia-Belanda ke dalam Skuad Garuda
Pasalnya, meskipun tampil memukau di BRI Liga 1 Indonesia. Nyatanya, hal itu tidak membuat Shin Tae-yong tertarik memanggil Stefano Lilipaly masuk ke Timnas yang disiapkan untuk Piala Asia 2023.
Nabil Husein, Presiden Borneo FC Samarinda, klub tempat Lilipaly bernaung melontarkan sindiran keras terhadap keputusan coach STY. Terlebih lagi selain Lilipaly, penjaga gawang Nadeo Argawinata juga tidak dilirik dan STY pun justru memilih penjaga gawang kedua Persikabo 1973, Syahrul Trisna yang jarang bermain di klub.
Baca Juga : KONI Nilai Event Libala dan Badminton Open, Beri Dampak Positif Atlet
"Hal-hal lucu terkadang disampaikan," tulis Nabil Husien dalam stories Instagramnya, @nabilhusien99, pada Rabu (20/12/2023).
Bahkan, Nabil Husien mengunggah ulang postingan terkait penilaian Shin Tae-yong terhadap kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata dan penjaga gawang Persikabo 1973, Syahrul Trisna.
"Fokus kerja yang benar biar diperpanjang kontrak kamu. Mohon pendukung si Korea ini tolong support dia di media sosial biar diperpanjang," ujar Nabil Husien yang juga menandai akun Instagram Shin Tae-yong, @shintaeyong777.
Kritikan pedas juga diutarakan Kapten Borneo FC Samarinda, Diego Michiels. Dalam Pemain sayap kiri itu diduga berkomentar menyindir terhadap pemanggilan 29 pemain yang diunggah @pengamatsepakbola, dengan berkomentar “Titipan FC”.
Shin Tae-yong pun ternyata memiliki jawaban atas tidak dipanggilnya Nadeo dan Lilipaly. Untuk Stefano Lilipaly, Shin Tae-yong tidak membawa winger 33 tahun itu karena dalam pandangannya, pemain yang satu ini tak memiliki fisik prima. "Beberapa tahun ini saya punya kesempatan untuk lihat langsung dia (Lilipaly). Namun, untuk Piala Asia ini kelihatannya sulit secara fisik," ungkapnya.
Sementara untuk Nadeo, Shin Tae-yong mengatakan Syahrul Trisna dipilih karena memiliki ketenangan yang dibutuhkan Timnas Indonesia, sehingga kemungkinan skuad Garuda kebobolan menjadi lebih kecil.
"Kemarin Syahrul Trisna sering bersaing dengan Nadeo. Kadang dia yang main, kadang Nadeo. Syahrul adalah pemain yang sangat tenang saat pertandingan. Ketika Syahrul main, kemungkinan kebobolan semakin kecil. Jadi, akhirnya saya pilih dia," tukasnya.