JAKARTA, CEKLISSATU - Laga final Piala Dunia U17 antara Jerman menghadapi Perancis, di Stadion Manahan, Surakarta, Sabtu (2/11/2023) lalu, yang dimenangkan Jerman secara dramatis lewat adu penalti dengan skor 4-3. Membuat Ketua Umum PSSI, Erick Thohir merasa cukup terhibur.
"Pertandingan yang benar-benar mendebarkan. Final yang klimaks. Prancis menunjukkan mentalitas tidak mengenal menyerah. Walau tertinggal mereka bisa mengejar skor untuk memaksakan pertandingan disudahi dengan adu penalti," ungkap Erick Thohir, Minggu, (3/12/2023).
Menurutnya, pada laga final tersebut Jerman memang pantas menjadi juara. Karena, penampilan mereka yang cukup konsisten selama turnamen.
Baca Juga : Jamu PSM Makassar, Persib Bandung Bertekad Lanjutkan Tren Positif
. "Jerman pantas menjadi juara. Semenjak penyisihan grafik performa mereka terus menanjak. Mereka menyingkirkan tim kuat Spanyol dan Argentina sebelum akhirnya bersua Prancis di laga puncak," ujarnya.
Erick berharap tontonan seru duel final memberi pembelajaran bagi sepak bola Indonesia.
"Piala Dunia U-17 menjadi contoh pentingnya kita serius akan pembinaaan usia dini. Untuk membentuk timnas senior yang solid perlu ditopang pembinaan yang berkesinambungan. PSSI mendapat pelajaran banyak dari Piala Dunia U-17, tak hanya sebagai pengelola event tapi juga pemikiran masa depan berkaitan dengan pembinaan,” tukasnya.