JAKARTA, CEKLISSATU -- Pusat latihan daerah (Pelatda) DKI sudah dimulai sejak awal April ini. Pelatda menjadi pijakan KONI DKI Jakarta untuk mendongkrak prestasi Jakarta menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).
Pelatda DKI sendiri diikuti 750 atlet utama dan 200 lapis kedua. Sedangkan pelatih yang terlibat sebanyak 100 pelatih dan 100 asisten pelatih. Sedangkan pelatih lapis keduanya sebanyak 80 pelatih dan 30 asisten pelatih.
Rencananya PON ke-22, akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2028.
Ketua Umum KONI DKI Jakarta Dr. Hidayat Humaid, M.Pd menyatakan pelatda menjadi awal untuk mendongkrak prestasi atlet-atlet Jakarta. KONI DKI Jakarta kata dia, berkomitmen untuk terus memaksimalkan prestasi atlet baik di kancah nasional maupun internasional.
"Pelatda sudah mulai digelar. Seluruh pengurus KONI terus melakukan evaluasi dan monitoring performa para atlet," ungkap Hidayat dalam acara press gathering.
Dalam kesempatan yang sama, Hidayat mengatakan DKI tidak menutup diri bagi atlet lain yg mau masuk ke DKI Jakarta. Syaratnya tentu sesuai dengan SK mutasi KONI Pusat yang boleh pindah adalah mengikuti suami yang pindah ke Jakarta, melanjutkan pendidikan dan yang bersangkutan pindah kerja ke Jakarta.
"Memang kita akui kalau peraih medali emas PON yang mau pindah pasti tidak mudah," jelasnya.
Press gathering digelar di Lantai 4, Gedung KONI DKI Jakarta dengan tema Pelatihan Daerah (Pelatda) Menuju Prestasi Jakarta, Selasa (27/5/2025). Hidayat didampingi Gde Sardjana (Waketum II), Fatchul Anas (Waketum III), Aminullah (Sekum) dan Hadameon Aritonang (bendahara).
"Pembinaan atlet secara berkala harus terus dilakukan agar prestasi tidak stagnan. Pembinaan bukan hanya sekedar menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON), tapi dilakukan secara berkala dan konsisten," tegas Hidayat yang juga dosen UNJ ini.
“Seluruh Bidang di KONI DKI Jakarta kerja bersama untuk melakukan optimalisasi pembinaan atlet agar dapat mencapai pretasi terbaik,” ungkap Dayat sapaan akrab Hidayat.
Dayat mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang telah mensuport KONI DKI Jakarta dalam melakukan pembinaan atlet prestasi.
"Kami juga meminta dukungan dan doa kepada seluruh warga Jakarta agar prestasi atlet hingga pentas dunia," tambah mantan atlet atletik ini.
Diketahui saat ini ada 70 pengurus provinsi (pengprov) cabang olahraga (cabor), 6 KONI Kota/Kabupaten dan 6 badan fungsional yang menjadi anggota KONI DKI Jakarta. "Kita terus bersinergi dan berkolaborasi kepada semua pihak untuk mewujudkan prestasi atlet hingga pentas dunia," ucap Dayat.