BOGOR, CEKLISSATU – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, optimistis para atlet binaan Sentra Olahraga Disabilitas (SOD) NPCI Kabupaten Bogor mampu bersaing di level nasional hingga internasional. Keyakinan tersebut didasari oleh perkembangan pembinaan atlet yang terus menunjukkan hasil positif dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Asnan, program latihan yang dijalankan SOD NPCI Kabupaten Bogor telah melahirkan banyak atlet berprestasi di berbagai kejuaraan regional maupun nasional. Kondisi ini menjadi modal penting untuk mencetak atlet-atlet paralimpik yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bogor di masa mendatang.

Asnan juga mengaku bangga atas pencapaian dua atlet cabang olahraga atletik, Nur Aida dan Aldi Saputra, yang mendapat kesempatan mengikuti seleksi tertutup di Sentra Keolahragaan Disabilitas Indonesia (SKODI) Solo, Jawa Tengah, pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026.

Baca Juga: Menpora Minta IMI Ikut Kembangkan Sport Tourism

Ia berharap keduanya mampu lolos dan menjadi bagian dari keluarga besar SKODI. Menurutnya, keberhasilan Aldi Saputra dan Nur Aida akan menjadi tonggak sejarah bagi perkembangan olahraga disabilitas di Kabupaten Bogor.

"Jika Aldi Saputra dan Nur Aida masuk dalam SKODI, tentunya ini menjadi sejarah besar bagi olahraga paralimpik di Kabupaten Bogor karena berhasil meloloskan atlet ke Pelatnas atau SKODI," ujar Asnan.

Lebih lanjut, Asnan meyakini prestasi tersebut akan menjadi motivasi bagi atlet-atlet disabilitas lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi. Ia pun optimistis ke depan semakin banyak atlet binaan SOD NPCI Kabupaten Bogor yang mendapat kesempatan mengikuti seleksi nasional hingga bergabung dengan SKODI sebagai bagian dari regenerasi atlet paralimpik Indonesia.