BOGOR, CEKLISSATU– Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, terus mematangkan persiapan menjelang penyelenggaraan Piala ASEAN Football Federation (Federasi Sepak Bola ASEAN) . 

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Stadion Pakansari, Sairan, mengatakan pihaknya memastikan kualitas pencahayaan stadion sesuai standar internasional.

"Sudah ada (tim) datang untuk melakukan pengecekan pencahayaan. Mereka juga ingin melihat sistem cadangan listrik apabila terjadi gangguan saat pertandingan berlangsung," ujar Sairan pada Ceklissatu, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, sistem kelistrikan Stadion Pakansari telah dilengkapi mekanisme perpindahan otomatis dari listrik utama ke genset melalui UPS. Saat diuji coba pada pertandingan Liga Indonesia, perpindahan tersebut hanya memerlukan waktu sekitar 0,3 detik sehingga tidak menimbulkan kondisi gelap di dalam stadion.

Baca Juga: Nobar Piala Dunia 2026 Saat CFD di Alun-alun Kabupaten Bogor

"Perpindahannya sangat cepat, sekitar 0,3 detik. Penonton praktis tidak akan melihat adanya mati lampu karena cahaya langsung kembali normal," jelasnya.

Selain lampu, tim juga meninjau kondisi lapangan. Sairan mengungkapkan kualitas rumput mendapat penilaian positif, meski masih terdapat beberapa area yang sedang dipadatkan agar lebih merata.

"Mereka mengapresiasi kondisi rumput. Memang masih ada sedikit area yang kerapatannya belum maksimal, tetapi kami masih memiliki waktu sekitar dua minggu untuk menyempurnakannya," katanya.

Tidak hanya itu, sebelumnya tim oficial Kamboja juga telah meninjau Stadion Pakansari. Mereka mengecek kondisi lapangan, ruang ganti pemain, hingga sejumlah fasilitas pendukung yang akan digunakan selama turnamen. Sementara kunjungan dari tim Vietnam disebut masih menunggu jadwal.

Sairan menambahkan, progres persiapan stadion kini hampir rampung. Penyelesaian perbaikan atap ditargetkan selesai sebelum 20 Juli, sedangkan pembenahan rumput tinggal menyisakan sekitar 5–7 persen.

"Tribun juga sudah kami rapikan. Bangku-bangku dibersihkan dan warnanya dikembalikan agar terlihat seperti baru," ujarnya.

Baca Juga: Seusai Kongres, PSSI Ingin Peserta Tonton Langsung Timnas Indonesia di Stadion Pakansari

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, menjelaskan pada hari yang sama juga berlangsung rapat koordinasi bersama PSSI dan kepolisian terkait aspek pengamanan Piala AFF yang dijadwalkan berlangsung mulai 27 Juli.
Menurut Asnan, tim teknis terus melakukan pengukuran intensitas pencahayaan serta pemeriksaan kondisi rumput sesuai rekomendasi PSSI.

"Kalau lapangannya sudah sangat baik, tinggal penyempurnaan rumput. Area yang kurang rapat sudah kami treatment, ditambah media tanam, top dressing, pemupukan, hingga penyambungan rumput di titik-titik yang masih botak," jelas Asnan.

Selain lapangan, pihaknya juga melakukan pembenahan fasilitas tribun. Kursi-kursi stadion dibersihkan dan dipulihkan warnanya menggunakan metode pemanasan khusus agar tampil lebih cerah tanpa merusak material.

Ia optimistis seluruh rekomendasi dari PSSI dapat diselesaikan sebelum Piala AFF bergulir sehingga Stadion Pakansari siap menjadi tuan rumah pertandingan dengan standar yang diharapkan penyelenggara.