JAKARTA, CEKLISSATU – Ketua Umum PSSI Erick Thohir belum memberikan kepastian mengenai kabar naturalisasi gelandang muda Arsenal U-21, Demiane Agustien, untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Erick mengaku belum menerima perkembangan terbaru terkait proses pemain berusia 19 tahun tersebut untuk menjadi warga negara Indonesia (WNI). Ia juga belum mengonfirmasi rencana penambahan pemain naturalisasi menjelang Piala Asia 2027.

“Belum ada kabar [lebih lanjut soal Demiane Agustien],” kata Erick saat ditemui di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Ketika ditanya mengenai kemungkinan PSSI menambah pemain keturunan untuk memperkuat skuad Garuda, Erick kembali memberikan jawaban singkat.

“Belum, belum ada penambahan pemain naturalisasi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut belum memberikan kepastian mengenai kelanjutan kabar naturalisasi Demiane. Hingga saat ini, berdasarkan keterangan Erick tersebut, belum ada informasi lebih lanjut yang dapat memastikan apakah pemain muda itu masuk dalam rencana penguatan Timnas Indonesia.

Nama Demiane Agustien sebelumnya menjadi perhatian setelah muncul kabar bahwa dirinya mulai mengurus administrasi untuk menjadi WNI. Jika kabar tersebut berlanjut dan seluruh persyaratan terpenuhi, pemain yang berposisi sebagai gelandang serang itu berpotensi menjadi salah satu opsi bagi lini tengah Indonesia.

Namun, peluang tersebut masih bergantung pada kejelasan proses administrasi, pemenuhan persyaratan kewarganegaraan dan kelayakan membela tim nasional sesuai regulasi yang berlaku.

Demiane Agustien Perkuat Arsenal U-21

Demiane Agustien saat ini memperkuat Arsenal U-21 yang berkompetisi di Premier League 2. Pemain kelahiran Oss, Belanda, tersebut bermain di posisi gelandang serang dan memiliki karakter permainan yang berpotensi mendukung kreativitas lini tengah.

Pada musim ini, Demiane tercatat telah tampil dalam tiga pertandingan Premier League 2 serta dua laga EFL Trophy, berdasarkan data yang disertakan dalam laporan mengenai pemain tersebut.

Dari tiga penampilannya di Premier League 2, Demiane satu kali bermain penuh dan dua kali tampil sebagai pemain pengganti.

Dalam perannya sebagai gelandang serang, ia dapat ditempatkan di area tengah untuk membantu membangun serangan, membuka ruang, serta menghubungkan lini tengah dengan barisan penyerang.

Karakter pemain yang mampu beroperasi di belakang penyerang menjadi salah satu alasan namanya menarik perhatian dalam pembahasan mengenai kebutuhan Timnas Indonesia.

Meski demikian, statistik penampilan di level klub belum cukup untuk memastikan kontribusi seorang pemain apabila nantinya bergabung dengan tim nasional. Adaptasi terhadap taktik, konsistensi performa, dan kebutuhan pelatih tetap menjadi pertimbangan penting.

Timnas Indonesia Berpeluang Menambah Opsi Gelandang

Kabar mengenai Demiane juga mengemuka di tengah pembahasan kebutuhan komposisi lini tengah Timnas Indonesia menjelang Piala Asia 2027.

Dalam skema permainan yang melibatkan dua gelandang sentral, Indonesia membutuhkan keseimbangan antara pemain yang bertugas menjaga kedalaman, mengatur distribusi bola, dan mendukung serangan.

Joey Pelupessy dikenal sebagai salah satu opsi untuk peran gelandang bertahan. Sementara itu, pemain seperti Thom Haye dan Calvin Verdonk dapat memberikan pilihan berbeda dalam membangun permainan, bergantung pada posisi dan instruksi taktik yang digunakan.

Kehadiran gelandang serang dengan karakter playmaker berpotensi menambah variasi serangan, terutama ketika tim membutuhkan pemain yang mampu menemukan ruang di antara lini lawan dan menciptakan peluang bagi penyerang.

Demiane diperkirakan dapat menawarkan profil permainan berbeda apabila memenuhi syarat untuk membela Indonesia dan nantinya masuk dalam pertimbangan tim pelatih. Namun, belum ada kepastian bahwa ia menjadi bagian dari rencana John Herdman.

Pelatih Timnas Indonesia tersebut tetap memiliki kewenangan menentukan pemain berdasarkan kebutuhan taktik, performa di klub, dan kesiapan masing-masing pemain.

Pilihan menggunakan formasi empat bek atau sistem lain juga akan memengaruhi kebutuhan komposisi gelandang. Karena itu, penambahan pemain baru perlu mempertimbangkan keseimbangan skuad secara keseluruhan, bukan hanya posisi yang ditempati seorang pemain.

Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027

Piala Asia 2027 menjadi salah satu agenda penting bagi Timnas Indonesia. Persiapan menuju turnamen tersebut membutuhkan perencanaan skuad yang matang, termasuk evaluasi pemain yang tersedia dan kemungkinan penambahan kekuatan.

Meski proses naturalisasi dapat menjadi salah satu opsi untuk memperluas pilihan pemain, setiap calon tetap harus memenuhi ketentuan hukum Indonesia serta regulasi kelayakan pemain yang ditetapkan FIFA.

Khusus Demiane, kabar mengenai pengurusan administrasi belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa proses naturalisasinya telah berjalan sampai tahap tertentu atau akan selesai tepat waktu.

PSSI juga perlu memastikan setiap tahapan dilakukan melalui prosedur yang berlaku sebelum seorang pemain dapat dipertimbangkan untuk memperkuat tim nasional.

Untuk saat ini, pernyataan Erick Thohir belum memberikan konfirmasi mengenai kelanjutan naturalisasi Demiane Agustien maupun rencana penambahan pemain keturunan lainnya.

Publik masih menunggu perkembangan resmi dari PSSI mengenai kemungkinan tersebut, termasuk apakah gelandang muda Arsenal U-21 itu akan masuk dalam proyeksi skuad Garuda untuk menghadapi Piala Asia 2027.