BOGOR, CEKLISSATU – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di dunia keolahragaan terus dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor. Terbaru, sebanyak 40 peserta yang terdiri dari guru olahraga dan pelatih bola voli mengikuti Lisensi Pelatih Cabang Olahraga Bola Voli yang berlangsung di Grand Pesona, Caringin, Kabupaten Bogor pada 1–6 Desember 2025.
Program lisensi ini digagas Tim Pembibitan IPTEK dan Organisasi Keolahragaan (PITOK), Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kabupaten Bogor. Ketua Tim PITOK, Neneng Nurhasanah, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelatih merupakan langkah strategis untuk melahirkan atlet berprestasi.
Baca Juga: Pemkab Bogor Perluas CFD Hingga 16 Kecamatan di Kabupaten Bogor
"Pelatihan lisensi ini bertujuan agar Kabupaten Bogor memiliki lebih banyak pelatih berkompetensi dan berlisensi,” kata Neneng Nurhasanah, Selasa (2/12/2025).
Neneng menambahkan, setelah mendapatkan lisensi, para pelatih diharapkan semakin fokus dalam pembinaan atlet baik di sekolah maupun klub-klub bola voli di Kabupaten Bogor.
Para pemateri yang hadir berasal dari PBVSI Jawa Barat. Selain mendapatkan ilmu, seluruh peserta yang lolos kualifikasi nantinya akan langsung memperoleh lisensi kepelatihan resmi.
"Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas para pelatih melalui berbagai pelatihan dan program lisensi di setiap cabang olahraga,” ujar Neneng.
Kadispora Apresiasi, Bola Voli Jadi Sport Populer dan Berprestasi
Langkah Bidang PPO disambut positif Kepala Dispora Kabupaten Bogor, Asnan AP. Menurutnya, bola voli merupakan cabang olahraga yang sangat populer dan memiliki peluang besar untuk terus berkembang.
"Bola voli sudah lama menjadi bagian dari cabor unggulan yang dipertandingkan di berbagai multievent, mulai Porprov, PON, SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade,” kata Asnan.
Ia juga menyoroti adanya kompetisi bergengsi seperti Livoli dan Proliga yang menjadi wadah prestasi atlet-atlet nasional, termasuk dari Kabupaten Bogor.
Karena itu, lanjut Asnan, kehadiran pelatih berkualitas dari daerah akan memberikan dampak signifikan bagi peningkatan pembinaan di sekolah dan klub.
"Para peserta harus bisa mentransfer ilmu yang didapat kepada atlet binaannya agar dapat melahirkan bibit masa depan bola voli Kabupaten Bogor,” imbuhnya.
Asnan berharap kompetisi bola voli antar sekolah maupun klub ke depan semakin semarak, sehingga atmosfer persaingan sehat dan prestasi atlet akan semakin meningkat.
Dengan adanya pelatihan dan lisensi ini, Dispora Kabupaten Bogor optimistis mampu memperkuat pondasi pembinaan berjenjang menuju prestasi bola voli yang lebih gemilang di tingkat Jawa Barat hingga nasional.