JAKARTA, CEKLISSATU -- Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar selenggarakan Al Azhar Youth Soccer Cup 2025. Kompetisi ini diselenggarakan dengan tujuan mendukung program pemerintah dan federasi sepak bola dalam membangun fondasi pembinaan usia dini yang kuat dan berkelanjutan.
Selaras dengan arahan strategis PSSI dalam menyiapkan generasi emas sepak bola nasional sejak bangku sekolah, maka kompetisi ini dirancang untuk kategori U-9 hingga U-11. Sebagian dari peserta tersebut adalah Tim Sepak Bola yang berasal dari Sekolah Formal (SD) dan Sekolah Sepak Bola (SSB) dari wilayah Jabodetabek Plus.
Untuk Katagori U-9 telah berhasil diselenggarakan pada hari Sabtu, 23 Agustus 2025 diikuti oleh 32 Tim. Katagori U-10 diselenggarakan pada hari Minggu, 24 Agustus 2025 dan diiukuti 21 tim, sedangkan Katagori U-11 akan diselenggarakan pekan depan, 30 Agustus 2025 dan diikuti oleh 32 tim.
Dengan adanya Al Azhar Cup 2025, diharapkan kompetisi ini dapat menjadi ajang tahunan yang berkelanjutan dan berkontribusi pada perkembangan olahraga nasional. Kami berharap dukungan dari berbagai pihak untuk menyukseskan acara ini.
Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Kabag Humas Al Azhar, Subari, S.Pd., menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar kompetisi. “Kami sangat optimis bahwa Al Azhar Youth Soccer Cup tidak hanya menjadi ajang tanding, tetapi juga sarana pembentukan karakter, semangat kebangsaan, dan pembinaan prestasi para pemain muda,” ujarnya, Minggu (24/8/2025), di Lapangan Sepak Bola Al Azhar, Kebayoran Baru.
Lebih lanjut, Subari menjelaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan visi PSSI dalam menyiapkan generasi emas sepak bola nasional sejak usia dini. Ia berharap turnamen ini dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan dan semakin luas cakupannya.
“Dukungan dari berbagai pihak sangat kami harapkan demi menyukseskan kompetisi ini dan membawa sepak bola Indonesia menuju level yang lebih tinggi,” tambahnya.
Mantan pemain timnas Indonesia dan Liga Indonesia, Gunawan Dwi Cahyo, turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya ajang ini. Menurutnya, Al Azhar Youth Soccer Cup merupakan sarana yang sangat baik untuk mengukur hasil latihan para pemain usia dini yang tergabung dalam SSB masing-masing.
“Saya sangat mengapresiasi turnamen yang diselenggarakan oleh Al Azhar dan para partnernya. Ini bukan hanya tempat berkompetisi, tapi juga momen berharga untuk mengasah kemampuan teknis, mental, serta melihat progres perkembangan anak-anak,” ujar Gunawan.
Ia berharap ajang ini bisa menjadi jembatan bagi para pemain muda untuk berkembang lebih jauh. “Saya percaya, dari turnamen seperti ini akan lahir pemain-pemain bertalenta yang kelak bisa membela Timnas kelompok umur dan bahkan menjadi pemain profesional,” pungkasnya.
Sementara itu Bhadrika Sigma Soccer Bogor keluar sebagai juara U10, setelah di final mengalahkan Zapello soccer school Jakarta dengan skor mencolok 6-0. Peringkat tiga bersama di pegang oleh Soccer School Jakarta dan Citra Remaja Bekasi.