BANDUNG, CEKLISSATU -- Kabar terbaru. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) telah menyiagakan sebanyak 55 posko piket Lebaran yang ditempatkan di jalur mudik dan wisata, guna melayani masyarakat.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono menyebutkan, posko piket Lebaran bukan hanya tempat yang nyaman untuk beristirahat para pemudik.
Tetapi juga tersedia fasilitas untuk relaksasi. Di antaranya melemaskan otot, minum, atau sekedar menggunakan toilet.
"Perjalanan mudik yang jauh sering kali membuat tubuh lelah dan capek. Bagi pemudik silakan mampir ke Posko Piket Lebaran DBMPR," ungkap Bambang Tirtoyuliono, seperti dukutip pada Rabu (26/03/2025).
Baca Juga: Pemkab Bogor dan Polres Gelar Mudik Gratis, Sediakan 32 Bus untuk Warga Pulang Kampung
Selain itu, di Posko Lebaran tersebut, pemudik juga bisa mendapatkan informasi penting seputar jalur mudik, jalur rawan bencana, serta jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.
"Informasi ini bisa diperoleh melalui papan informasi yang terpasang di Posko atau dengan bertanya langsung kepada petugas piket yang ada," bebernya.
Diketahui, 55 Posko Piket Lebaran DBMPR ini tersebar di berbagai wilayah di Jawa Barat, berikut ini rincian lokasinya.
UPTD I wilayah Bogor – Bekasi: 8 posko
UPTD II wilayah Sukabumi: 9 posko
UPTD III wilayah Bandung – Garut - Sumedang – Purwakarta – Subang – Karawang: 12 posko
UPTD IV wilayah Sumedang – Garut: 11 Posko
UPTD V wilayah Tasikmalaya – Cirebon – Kuningan: 5 posko
UPTD VI wilayah Majalengka: 10 Posko
Sementara tu, Direktur Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Pol Dodi Darjanto mengatakan, kelelahan kerap menjadi momok menakutkan bagi para pemudik yang mengendarai kendaraan roda empat.
Baca Juga: Hindari Kemacetan, Pemudik di Kota Bandung Memilih Mudik Lebaran Lebih Awal
Dodi pun mengungkapkan titik-titik rawan kecelakaan di jalan tol yang harus diwaspadai para pemudik.
“Titik-titik rawan laka tentunya titik-titik lelah ya. Misalnya dari kiloemeter 92 itu rawan laka, (KM) 102 rawan laka, terus kelipatan setiap 50 kilo itu rawan laka," ucapnya, beberapa Waktu lalu.
Menurut Dodi, pengemudi mulai mengalami penurunan konsentrasi bila sudah satu jam mengemudi. Maka itu, dia meminta kepada para pemudik untuk beristirahat apabila mulai merasakan kelelahan. Sejumlah pos terpadu dipasang di beberapa titik jalur mudik.