JAKARTA, CEKLISSATU.COM – Pemerintah terus mematangkan persiapan penyelenggaraan arus mudik dan balik Lebaran 2026 guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan nyaman.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub), pergerakan masyarakat pada masa Idulfitri tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang atau sekitar 50,6 persen dari total penduduk Indonesia.
Sejumlah langkah strategis telah disiapkan mulai dari penyediaan sarana transportasi hingga pengamanan terpadu melalui Operasi Ketupat 2026 yang melibatkan ratusan ribu personel gabungan.
“Angka ini memang menurun 1,75 persen dibandingkan survei pada tahun 2025 sekitar 146 juta. Namun demikian pada realisasi tahun 2025 justru mencapai 154 juta. Artinya mobilitas masyarakat pada masa lebaran cenderung melampaui angka survei,” ucap Menteri Pehunungan, Dudy Purwagandhi, Senin (16/3/2026).
Dari sisi moda transportasi, Dudy menyampaikan bahwa mobil pribadi diprediksi masih menjadi pilihan utama dengan 76,24 juta pemudik, disusul sepeda motor dan bus.
“Prakiraan simpul transportasi terpadat pada angkutan Lebaran 2026 yaitu Bandara Soekarno-Hatta, lintas pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni, dan Stasiun Pasar Senen, serta terminal Pulogebang,” jelasnya.
Baca Juga: Arus Mudik Mulai Meningkat, Menhub Dudy Sidak Pelabuhan Penyeberangan Jawa–Sumatra
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Dudy menyampaikan, bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai moda transportasi yang terdiri atas 31.000 unit bus, 840 kapal laut, 254 kapal penyeberangan, 372 pesawat udara, serta 3.687 unit sarana kereta api.
Selain itu, pemerintah juga menyelenggarakan program mudik gratis melalui moda transportasi darat, laut, dan kereta api yang ditargetkan melayani 113.262 penumpang dan 12.140 sepeda motor.
“Program mudik gratis kami juga berikan untuk daerah pascabencana di Sumatera meliputi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatera Barat,” katanya.
Baca Juga: Polres Cimahi 'Datangkan' Transformer Amankan Jalur Mudik di Padalarang, Siap Berikan Rasa Nyaman
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, bahwa pengamanan mudik tahun ini dilaksanakan melalui Operasi Ketupat 2026 dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”
Operasi tersebut, kata Jendral Sigit, melibatkan 161.243 personel gabungan dari berbagai instansi dengan kepolisian sebagai penanggung jawab operasi.
“Tentunya target kita adalah mempertahankan tingkat kepuasan masyarakat di tahun 2025 kemarin, di mana 90,9 persen masyarakat puas dengan kinerja pemerintah dalam penyelenggaraan perjalanan di masa libur 2025. Oleh karena itu, target kami, target kita semua adalah bagaimana mempertahankan ataupun meningkatkan,” tandasnya.