BANDUNG, CEKLISSATU – Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (Seskoad) menggelar seminar studi kawasan, di Markas Seskoad Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Selasa (22/10/2024).
Seminar studi kawasan ini merupakan salah satu mata kuliah Kompetensi Utama yang harus ditempuh para Perwira Siswa (Pasis) guna menambah wawasan tentang lingkungan strategi sesuai kurikulum Pendidikan yang ditentukan Mabes AD.
Komandan Seskoad Mayjen TNI Agus Prangarso mengatakan, seminar ini bertujuan untuk menambah wawasan Pasis tentang perkembangan lingkungan strategis baik global, regional maupun nasional.
Baca Juga : KPU Kabupaten Bogor Pastikan Debat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Digelar 26 Oktober 2024
“Sehingga mampu menganalisis situasi dan dapat melahirkan suatu pemikiran atau ide dan gagasan untuk menghadapi perkembangan situasi yang terjadi saat ini,” terangnya.
Seminar kali ini mengangkat tema ‘Strategi TNI AD Dalam Membantu Penanganan Pengungsi Rohingya Guna Menjaga Stabilitas Keamanan Wilayah'.
“Seminar ini menghadirkan Narasumber dari Kemenkopolhukam, pakar Hukum Internasional dari UI dan UNHCR, sedangkan peserta seminar terdiri dari Perwira Siswa dari Sesko TNI, Sesko AD, Sesko AL, Sesko AU, Mahasiswa dari UNPAD, UNPAR, UNJANI, UNHAN serta Akademisi lainnya,” jelasnya.
Baca Juga : Pabrik Lampu Kendaraan di Nanggewer Terbakar, Penyebabnya Masih Diselidiki Polisi
Lebih lanjut, dirinya berharap dengan adanya seminar ini khususnya bagi para Pasis Dikreg Seskoad tahun 2024 sebagai calon pemimpin TNI di masa depan dapat membuat kajian melalui pemikiran dan analisis yang kritis terhadap permasalahan yang terjadi di lingkungan Strategis baik Global, Regional dan Nasional.
“Salah satu strategi dari TNI AD sendiri itu sudah dibentuk Satgas. Bagaimana satgas tersebut mengelola pengungsi-pengungsi harus dikemanakan, ditampung di satu tempat. Disana kita juga harus perhatikan trauma-trauma yang mereka rasakan,” jelasnya.
“Jadi kita mengarahkan mereka ke arah lebih baik. Tetapi mereka juga harus mengikuti aturan-aturan yang kita buat, sehingga tidak menimbulkan konflik dengan masyarakat sekitar,” pungkasnya.