BOGOR, CEKLISSATU – Rumah Ambruk di wilayah Warung Bandrek RT 01/RW 05 Kelurahan Bondongan Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor membuat trauama bagi Sopian salah satu anak pemilik rumah itu.

Sopian merupakan anak pertama dari pemilik rumah ambruk itu menceritakan awal mula terjadinya longsor, saat kejadian dirinya masih tertidur, dan yang lain sedang sibuk mempersiapkan diri untuk pergi ke sekolah.

“Awalnya pukul 06.16 WIB saya juga masih tidur, adik-adik lagi sarapan persiapan berangkat sekolah. Tiba-tiba ada suara gemuruh, dan rumah ambruk,” bebernya kepada ceklissatu.com, (18/4/2025).

Saat rumah ambruk, kata dia, kedua adiknya sempat terkubur longsoran.

Baca Juga: Korban Selamat Rumah Ambruk Dievakuasi ke Gedung Serbaguna Warban Bondongan Kota Bogor

“Kedua adik saya tertimbun longsoran, bahkan saampai terkubur, hanya kelihatan tangannya saja. Alhamdulillah saya berhasil menariknya keluar dari timbunan. Keduanya selamat,” ucapnya.

Menurut Sopian, korban yang sempat tertimbun ada tiga orang namun yang dilarikan ke Rumah Sakit hanya 2 orang yaitu Ibu dan adiknya yang masih SMP.

“Yang tinggal di rumah itu semuanya ada 8 orang yang sempat tertimbun ada 3 orang, ibu saya dan 2 adik saya. Alhamdulillah semua selamat, karena ibu dan adik saya ada luka cukup besar jadi teraksa harus dibawa ke rumah sakit. Cuma kalau adik saya yang kecil gak kenapa-kenapa tuh anaknya juga langsung main,” ujarnya sambil sesekali menunjuk adiknya yang masih kecil.

Sopian pun mengaku, kejadian rumah ambruk seperti ini sudah terjadi 4 kali namun tidak ada korban jiwa.

“Waktu malamnya aliran air di sungai cukup besar tapi waktu pagi arus airnya sudah normal lagi, memang kejadian seperti ini udah ke 4 kalinya, Cuma kalau dulu cuma barang-barang aja ga ada korban jiwa,” katanya.

Baca Juga: Rumah Ambruk di Bogor Akaibat  Hujan Deras Timpa Tetangga, BPBD Sebut 2 Orang jadi Korban

Sopian secara pribadi merasakan trauma untuk kembali tinggal di rumah lamanya.

“Kalau trauma pasti ada, karena ini sudah keempat kalinya kejadian,” imbuhnya.