NTT, CEKLISSATU -- Hingga Kamis (14/11/2024) pukul 14.00 WIB sebanyak enam bandara di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih ditutup. Hal tersebut disampaikan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Terkait hal ini, Kabag Kerja Sama Internasional Hukum dan Umum Dirjen Hubub Kemenhub, Mokhammad Khusnul menyebutkan, enam  abu vulkanik bandara tersebut masih terdampak dari erupsi gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT.
 
“Disampaikan rekap laporan update erupsi gunung berapi  per jam 14.00 wib. Gunung Lewotobi Laki-Laki, ASHTAM number VAWR0541 tanggal : 2024-11-13 03:30:00UTC,” ungkapnya, seperti dikutip, Kamis (14/11/2024).

Baca Juga : Pemkab Bogor Kembali Raih dan Pertahankan Predikat Kabupaten/Kota Informatif 2024

Kemenhub belum dapat memastikan hingga kapan penutupan bandara ini akan dilakukan. Karena semua bandara baru akan dibuka dengan melihat situasi kondisi hingga arah angin sebaran abu vulkanik.
 
“Tergantung situasi kondisi, besaran erupsi dan arah angin,” bebernya.

Ini daftar enam bandara terdampak erupsi Gunung Lewotobi di NTT:

Baca Juga : Andri WK Dilaporkan Ke Polres Tulang Bawang Terkait Dugaan Perbuatan Melawan Hukum
 
1. Bandar Udara Fransiskus Xaverius Seda - Maumere: NOTAMR C1831/24;
2. Bandar Udara H.Hasan Aroeboesman - Ende: NOTAMR C1835/24;
3. Bandar Udara Soa - Bajawa: NOTAMR C1834/24;
4. Bandar Udara Frans Sales Lega - Ruteng: NOTAMR C1832/24;
5. Bandar Udara Labuan Bajo : NOTAMN - A3595/24;
6. Bandar Udara Tambolaka : NOTAMN - C1833/24.

Dikutip dari akun Twitter @infomitigasi, disebutkan telah terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada hari Selasa, 12 November 2024, pukul 13:59 WITA.