JAKARTA, CEKLISSATU - Gempa dengan magnitudo 5,5, Senin 2 Januari dini hari sekitar pukul 03.24 WIT mengguncang Kota Jayapura, Papua. Guncangan gempa menimbulkan kerusakan bangunan.
Manajer Pusat Komando dan Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua Jonathan Koirewoa mengatakan terjadi kerusakan bangunan seperti hotel dan rumah sakit akibat gempa dini hari tadi.
Beberapa bangunan yang tercatat mengalami rusak akibat gempa di antaranya Hotel Horizon Kota Jayapura (ubin lantainya rusak), Rumah Sakit Provita Jayapura (bagian dindingnya rusak), Mall Jayapura (bagian dindingnya retak), dan Hotel Sunny Abepura (bagian dinding dan kacanya retak).
Jonathan mengaku hingga saat ini belum mendapatkan laporan ada warga yang terluka atau meninggal dunia akibat gempa.
BPBD Papua, sambungnya, masih menunggu laporan lanjutan dari BPBD Kota dan Kabupaten Jayapura mengenai dampak gempa bumi.
Baca Juga : Sepanjang 2022, Indonesia Diguncang 10.792 Kali Gempa, Paling Banyak Korban di Cianjur
Tak hanya menimbulkan kerusakan, goncangan gempa juga sempat membuat warga panik. Bahkan dilaporkan beberapa barang terjatuh dari dinding dan lemari.
Sementara itu, berdasarkan laporan awal gempa yang terjadi pada dini hari tadi mulanya dilaporkan berkekuatan magnitudo 5,5 berdasarkan hitungan sesaat. Namun, setelah dihitung lebih presisi laporan kekuatan gempa kemudian diperbarui menjadi 4,9.
Gempa itu memiliki episentrum atau pusat di atas permukaan bumi berjarak sekitar 13 kilomter timur laut Kota Jayapura pada kedalaman (hiposentrum) 10 kilometer di bawah permukaan bumi.
Guncangan gempa itu dirasakan pada skala IV MMI di Kota dan Kabupaten Jayapura.
Staf analisis gempa BMKG Wilayah V Jayapura Jambari mengatakan hingga pukul 11.25 WIT telah terjadi 61 kali gempa susulan setelah gempa dengan magnitudo 4,9 yang terjadi pukul 03.24 WIT dan enam gempa di antaranya dapat dirasakan getarannya.