JAKARTA, CEKLISSATU - Chatbot kecerdasan atau AI yang dikembangkan oleh OpenAI, ChatGPT, dinilai buruk oleh pembuatnya, Sam Altman.
Meski mampu menulis jawaban dengan baik dan koheren, terkadang informasi yang disajikan oleh ChatGPT masih tidak pas. Pengalaman pemakaiannya pun terhitung belum konsisten.
"ChatGPT adalah produk yang buruk. Ia tidak sungguh didesain untuk digunakan," kata Altman seperti dikutip dari Business Today, Jumat 17 Februari 2023.
Baca Juga : Mundur dari YouTube, Susan Wojcicki: Waktu yang Tepat
Sam Altman menyebut, bahwa ChatGPT masih memilik banyak kekuarangan, mulai dari desain yang sederhana sampai seringnya muncul pesan error sehingga mengurangi kenyamanan.
"Orang-orang menggunakan situs itu yang terkadang bekerja dengan baik dan terkadang juga down," kata Altman.
Meski mampu menulis jawaban dengan baik dan koheren, terkadang informasi yang disajikan ChatGPT masih kurang pas, juga pengalaman pemakaiannya terhitung belum konsisten.
"Mereka mengetik sesuatu, mereka mencoba sampai benar, lalu menyalin jawaban itu dan menempelkannya di tempat lain, lalu kembali dan mencoba mengintegrasikannya dengan hasil penelusuran atau lainnya," ucap Altman.
Walau ChatGPT masih produk baru, namun akan terus dikembangkan hingga semakin mumpuni. Walau masih ada berbagai kekurangan, penggemarnya meledak dan sudah mencapai sekitar 100 juta pengguna aktif tiap bulan, hanya dalam kurun waktu dua bulan sejak dirilis.