WALES, CEKLISSATU - Rapat Zoom anggota dewan berubah jadi kacau gara-gara kehadiran peserta tidak diundang. Seorang pria tiba-tiba muncul di layar Zoom dengan kondisi bugil.
Tak hanya itu, pria tersebut juga melakukan masturbasi hingga membuat para peserta yang sebagian besar wakil rakyat Wales itu syok.
Semula, rapat berjalan seperti biasa yang digelar lewat aplikasi Zoom pada Selasa malam lalu. Anggota Dewan di Flintshire, Wales, tampak sedang berdebat soal pemborosan anggaran.
Saat debat panas tiba-tiba muncul di layar zoom seorang pria itu,lalu menginterupsi peserta yang sedang debat kusir.
Para anggota Dewan menggambarkan, pria itu benar-benar terlihat telanjang di layar. Pelaku yang berambut keriting tersebut tampak bersenang-senang sambil mengeluarkan suara-suara yang membuat para anggota Dewan dan petugas syok.
Potongan video rapat Zoom tersebut pertama kali dibagikan oleh situs berita Deeside.com. Video menunjukkan proses berjalan lancar sebelum "James Trainor" bergabung dalam rapat Zoom.
"Ada yang ikut rapat... James Trainor?" kata seorang anggota Dewan dengan wajah kebingungan saat melihat ada peserta Zoom tidak diundang, dikutip dari new york post, Jumat 20 Januari 2023.
"Maaf, saya telat bergabung," jawab pria itu.
"Maaf, Anda siapa? Apakah Anda anggota masyarakat?” tanya peserta rapat lainnya.
"Kami meminta semua orang yang ikut rapat untuk tetap tidak bersuara, tetapi tentu saja anggota masyarakat dipersilakan untuk menonton karena ini rapat umum."
Tak lama kemudian, pria itu muncul di layar Zoom dengan kondisi telanjang sambil bermasturbasi.
Rapat Zoom seketika dihentikan sebelum kemudian dilanjutkan tanpa kehadiran "James Trainor", si peserta tidak diundang.
Belum ada kejelasan bagaimana pria yang sedang masturbasi itu bisa ikut bergabung dalam rapat Zoom. Para anggota dewan menegaskan, link rapat Zoom hanya diberikan kepada petugas dan anggota dewan.
Namun, seorang anggota dewan perempuan meyakini, pelaku melakukan peretasan sehingga bisa muncul tanpa diundang ke rapat penting itu.
"Saya agak khawatir sepertinya saya telah diretas dan pesan terus dibuat atas nama saya," katanya saat rapat.
Sampai saat ini, identitas pria itu belum diketahui. Anggota dewan juga belum menyampaikan pernyataan terkait apakah dia dapat menghadapi tuntutan pidana atas aksinya yang dinilai sebagai serangan cyber.
Belakangan, pria itu diduga kuat seorang eksibisionis yang dengan sengaja masuk ke dalam diskusi anggota dewan untuk bersenang-senang.