BOGOR, CEKLISSATU - Pemusnahan ribuan miras yang digelar oleh Polresta Bogor Kota yang disaksikan langsung oleh Wali Kota Bogor dan forkopimda, tokoh, organisasi serta berbagai elemen masyarakat itu di apresiasi langsung Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin.
"Kami pemerintah Kota Bogor mengapresiasi konsistensi yang dilakukan oleh warga Bogor Kota mencegah dan memberantas minuman keras di beberapa penjual ilegal yang kita ketahui bersama bahwa berbagai macam giat yang merugikan dan meresahkan kamtibmas salah satunya Minuman keras beralkohol."Jelas Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, saat ditemui di Mako Polresta Bogor Kota, Selasa, (8/7/2025)
"Maka hari ini, sambung Jenal, merupakan pemusnahan dari 17 ribu botol yang berbagai macam merek berbagai macam harga yang disaksikan oleh pemerintah dan forkopimda serta perwakilan organisasi masyarakat," terangnya.
Baca Juga: Tujuh Belas Ribu Botol Miras Dimusnahkan Polresta Bogor Kota
Dengan adayanya kegiatan itu pemerintah kota Bogor sangat mendukung dan sepakat agar sinergitas yang kuat itu harus tetap di jaga.
"Kedepan tidak ada lagi anak-anak muda kota Bogor yang sangat mudah mengakses minuman keras apalagi warung-warung nya adalah Warung PKL dan itu sulit untuk dikontrol dan dihawatirkan ketika setelah minum alkohol maka terjadi sebuah efek giat-giat yang merugikan dan meresahkan dan mengganggu kamtibmas untuk masyarakat yang lainnya."ujar Jenal.
Selain itu Jenal juga akan berdiskusi dan akan mengundang distributor yang ada di Bogor serta akan mengundang pihak-pihak gojek dan grab.
"Karena yang saya temukan di kampung saya di ciheuleut itu di pedalaman tidak masuk mobil tidak masuk motor tapi jualnya online tapi itu terbesar jadi Gojek dan grab harus memverifikasi masa iya menjual miras, masa iya mau merusak warga Bogor dan warga Indonesia kita akan undang resmi gojek dari penjualan miras beredar secara online."tuturnya
"Kalau mau jual miras izin dulu tapi menurut saya tidak logis, dengan seperti itu kita sulit mendeteksi nya maka online jual miras harus dihentikan sehingga regulasinya terpenuhi dan kita bisa masuk." Pungkasnya.