BOGOR, CEKLISSATU – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pawon Seni & Budaya Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menggelar acara apresiasi seni tahunan dengan tajuk “Apresiasi Cinema XX1: Fire In Feeling Soul in The Art”. Mengusung tema keberagaman dalam persatuan. Tak hanya itu, acara ini menampilkan berbagai pertunjukan seni dari mahasiswa serta menghadirkan bintang tamu spesial.
Berbeda dari namanya yang mengandung kata "cinema", acara ini bukanlah pemutaran film melainkan sebuah pementasan Resital atau sebuah pementasan yang dilaksanakan oleh anggota baru untuk diresmikan menjadi anggota resmi.
Ketua Panitia Muhammad Syamsul menjelaskan bahwa Apresiasi Cinema XX1 merupakan rangkaian acara puncak bagi anggota baru sebelum mereka resmi ditetapkan sebagai anggota UKM atau disebut Resital.
Baca Juga: Dukung Talenta Generasi Muda, CCM Gelar City Mall Rising Star 2024
“Para panitia adalah anggota baru angkatan 21, dan nama angkatan mereka adalah Cinema. sehingga acara ini dinamakan Apresiasi Cinema XX1” ujarnya.
Lebih lanjut Syamsul menjelaskan acara ini diselenggarakan dengan semangat berkarya dan bagaimana para seniman muda dapat menjiwai setiap karya yang mereka ciptakan. "Kami ingin menumbuhkan semangat dalam berkarya dan bagaimana kita bisa menjiwai karya yang kita buat," tambahnya.
Berbagai penampilan seni seperti musik, teater, tari, dan pementasan seni lainnya berhasil menarik perhatian audiens yang terdiri dari mahasiswa Se-Bogor Raya.
Kemeriahan Apresiasi Cinema XX1 turut dimeriahkan oleh penampilan dari grup musik loka seperti Jeansroek, band asal Sukabumi Genius of the Moonlight, dan Pancalara. Ini merupakan bentuk dukungan UKM Pawon dalam memberikan panggung bagi band indie untuk berkembang.
Selain itu, Ketua Umum Pawon UIKA menjelaskan bahwa UKM Pawon Seni & Budaya UIKA mempunyai visi ingin melestarikan budaya dengan gaya anak muda serta membuka ruang koordinasi bagi komunitas seni kampus Bogor.
Baca Juga: Jaya Suprana Beri Rekor MURI ke Wawan Sofwan Dalam Pementasan Monolog Bung Karno
"Selain menjadi acara resital untuk anggota baru, acara ini juga upaya Pawon untuk melestarikan kembali budaya dengan gaya anak muda. Kami juga ingin membuka ruang koordinasi untuk komunitas seni kampus Bogor agar bisa bersatu demi menghasilkan karya bersama," tutur Faid.
Dia mengharapkan, acara ini dapat menjadi wadah silaturahmi bagi komunitas kesenian di Bogor untuk saling berintegrasi dan menghasilkan karya-karya kolaboratif yang lebih inovatif di masa mendatang.