KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM – Upaya sekelompok pelajar dari Kabupaten Bogor untuk ikut serta dalam aksi demonstrasi di Jakarta berakhir di tangan aparat kepolisian. 

Sebanyak 14 pelajar diamankan jajaran Polsek Tenjo Kabupaten Bogor saat hendak berangkat menggunakan kereta dari Stasiun Tenjo, Kamis (28/8/2025).

Kapolsek Tenjo, Iptu AM. Zalukhu membenarkan adanya upaya sejumlah pelajar yang mencoba berangkat ke Jakarta untuk ikut demo. 

Baca Juga: Polresta Bogor Kota Amankan 150 Pelajar yang Diduga Akan Ikut Demo ke Jakarta

Menurutnya, mereka berjumlah 14 orang dan sebagian besar hanya terdorong rasa penasaran setelah melihat unggahan di media sosial.

"Tidak ada ajakan langsung ataupun iming-iming tertentu. Mereka hanya mengikuti informasi yang berseliweran di medsos," jelas Zalukhu.

Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan benda-benda berbahaya. Barang bawaan mereka hanya berupa pakaian ganti yang dipakai untuk menyamarkan identitas sebagai pelajar.

Baca Juga: Polres Bogor Amankan 197 Pelajar SMK yang Diduga Hendak Ikut Aksi Demo Jakarta

"Ini bagian dari kamuflase supaya bisa lolos dari pengamanan. Namun, upaya mereka berhasil kita gagalkan," pungkasnya.

Sementara itu, salah satu pelajar kelas 3 SMK berinisial R mengaku, niat mereka hanya sekadar ikut-ikutan setelah melihat informasi mengenai rencana demonstrasi di media sosial.

“Tahu dari IG, pak. Muncul sendiri di FYP. Penasaran, jadi pengen ikut demo,” ungkap R kepada wartawan usai diamankan.

Baca Juga: Kapolres Bogor Sebut Grup WhatsApp Berisi 457 Pelajar Digunakan untuk Mobilisasi Aksi Demo di Jakarta

R menuturkan, sepulang sekolah dirinya bersama sejumlah teman sudah berjanji untuk berangkat bersama menuju Jakarta. 

Mereka bahkan menyiapkan pakaian ganti dari rumah agar tidak terlihat masih berseragam sekolah. Namun, siasat itu gagal.

"Tadi rencananya mau naik kereta dari Stasiun Tenjo. Gak bawa apa-apa, cuma baju ganti. Eh malah ketangkap juga," ujarnya.

Baca Juga: PBHI Jakarta: Kapolri Harus Bertanggung Jawab atas Kematian Ojol dan Luka Berat Pendemo 28 Agustus

Para pelajar kemudian dibawa ke Mapolsek Tenjo untuk didata dan diberikan pembinaan. Polisi juga memanggil orang tua mereka agar membuat surat pernyataan agar kejadian serupa tidak terulang. "Kapok, Pak," kata R dengan wajah tertunduk.