BOGOR, CEKLISSATU.COM - Video seorang pelajar luka di bagian wajah dan kaki penuh luka sempat menghebohkan media sosial.
Narasi yang beredar menyebut pelajar luka tersebut menjadi korban pengeroyokan sekelompok anak sekolah pada Kamis siang (13/8/2026).
Setelah melakukan penyelidikan, polisi mengungkap fakta berbeda dari pelajar luka tersebut.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, mengatakan Tim Resmob Polsek Cileungsi langsung bergerak menindaklanjuti video yang beredar.
Baca Juga: Viral Aksi Pengeroyokan Diduga Dilakukan Sekelompok Remaja di Kota Bandung, Warga Tak Berani Tolong
Polisi mendatangi lokasi kejadian, meminta keterangan sejumlah saksi dan memeriksa rekaman CCTV.
Hasilnya, polisi memastikan peristiwa pelajar luka tersebut bukan pengeroyokan seperti informasi yang beredar di media sosial.
"Korban diduga sengaja ditakut-takuti oleh sekelompok pelajar yang kemudian memepet sepeda motor korban saat berada di jalan," beber Edison.
Situasi kemudian berubah menjadi aksi kekerasan. Korban diduga ditendang hingga kehilangan keseimbangan dan tersungkur.
Baca Juga: Cemburu Istrinya Digoda, Seorang Pria di Bandung Hajar Tukang Parkir Gunakan Kunci Letter T
Akibatnya, pelajar tersebut mengalami luka goresan cukup serius pada bagian wajah dan kaki.
Sekitar 20 anak sekolah tingkat SMP yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut diamankan untuk dimintai keterangan.
Para orang tua, baik dari pihak korban maupun pelajar yang diamankan, kemudian dipanggil untuk mengikuti pemeriksaan sekaligus proses penyelesaian perkara.
Dari penyelidikan sementara, aksi tersebut diduga dipicu perselisihan antarsekolah.
Baca Juga: Papa Bears Minta Maaf dan Klarifikasi Usai Viral Berita Pemukulan
"Para pelajar diduga sengaja memepet korban lantaran berbeda sekolah dan adanya permusuhan yang sudah terjadi antarsekolah," terangnya.
Fakta lain juga terungkap dalam pemeriksaan. Sejumlah pelajar yang diamankan mengakui telah mengonsumsi minuman keras.
Pengakuan tersebut disampaikan dalam pemeriksaan yang disaksikan orang tua masing-masing.
Baca Juga: Polisi: Empat Orang Steward Jadi Korban Dugaan Pengeroyokan Bobotoh
Meski korban mengalami luka, pihak keluarga memilih tidak membuat laporan polisi. Mereka menginginkan persoalan tersebut diselesaikan melalui mediasi secara kekeluargaan.