KABUPATEN BOGOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor mulai menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi lonjakan arus kendaraan pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, terutama di kawasan Puncak. 

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih mengatakan, seluruh persiapan tetap mengacu pada hasil rapat koordinasi (rakor) bersama lintas instansi terutama pihak kepolisian.

Menurutnya, Dishub Kabupaten Bogor akan menurunkan 350 personel yang akan disebar di enam pos pengamanan. 

Baca Juga: Habiskan Dana Hampir Rp1 M, Pemkab Bogor Pasang Ornamen Kujang Setinggi 14 Meter di Puncak Tugu Pancakarsa

Pos tersebut berada di Cileungsi, Cibinong, Leuwiliang atau Dramaga (tentatif), Cigombong, Cisarua, dan Ciawi termasuk Gadog Puncak.

Dari seluruh pos yang disiapkan, Dadang menegaskan bahwa fokus utama pengamanan berada pada jalur utama menuju kawasan wisata Puncak. 

“Otomatis dari mulai Ciawi sampai Puncak,” kata Dadang saat dihubungi Ceklissatu.com, Selasa (9/12/2025).

Baca Juga: Atlet SOD NPCI Kabupaten Bogor Meriahkan InklusiLand 2025, Rayakan Puncak HDI Nasional di ICE BSD

Dadang menjelaskan untuk mengantisipasi kemacetan, Dishub menyiapkan dua langkah utama. Pertama, melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check terhadap angkutan umum dan kendaraan wisata. 

“Kita dengan bidang yang di pengujian, kita lakukan ramp check,” kata Dadang.

Kedua, Dishub berkoordinasi dengan kepolisian terkait penerapan rekayasa lalu lintas. 

Baca Juga: Bupati Rudy Susmanto dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Bahas Percepatan Pembangunan Jalan Alternatif Puncak 2

Rekayasa tersebut meliputi ganjil genap, one way, hingga pemasangan barikade pada titik tertentu. 

"Kita ada semacam barikade dalam artian pakai barrier. Dari mulai Gadog sampai ke Pasir Muncang, kita coba bikin skema untuk rekayasa lalin,” jelasnya.

Barikade tersebut, kata Dadang, dipasang untuk mengurai penyempitan jalur dan mencegah penumpukan kendaraan di titik padat. 

Baca Juga: Peringati HUT Korpri ke 54, Wali Kota Bogor Serahkan SK 3.868 PPPK Paruh Waktu 

“Nanti kan ada penyempitan di situ, Jadi kita bikin barikade,” tutupnya.