KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM -- Sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta memperkuat gerakan penghijauan, Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, Forkompinda, dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, melakukan penanaman pohon di Hutan Kota Tegar Beriman, Minggu (15/2/2026).
Rudy Susmanto, menyampaikan apresiasi atas dukungan Menteri Lingkungan Hidup yang menjadi penguat moral bagi jajaran Pemkab Bogor dalam menjalankan program lingkungan hidup.
“Kita menutup Car Free Day sebelum memasuki Ramadan dengan semangat menjaga lingkungan. Program satu hektare satu kecamatan di Kabupaten Bogor merupakan langkah konkret yang terus kita dorong,” ungkap Rudy Susmanto.
Selain itu lanjut Rudy Susmanto, penanaman pohon ini dilaksanakan pada hari kerja terakhir sebelum Ramadan, dengan seluruh ASN dan perangkat daerah turut ambil bagian sebagai bentuk keteladanan kepada masyarakat.
Rudy Susmanto menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi upaya nyata untuk mengganti dan melengkapi pohon-pohon yang sebelumnya tumbang akibat angin puting beliung di kawasan Stadion Pakansari.
Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, gerakan penghijauan ini diharapkan memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat menjaga ruang terbuka hijau secara berkelanjutan.
Baca Juga: Lestarikan Lingkungan Hidup, Polsek Cibinong Bogor Tanam Pohon Hutan Kota di Setu Gedong
"Ini kami lakukan sebagai ikhtiar menitipkan harapan untuk masa depan. Agar anak cucu kita kelak tetap menghirup udara segar, tumbuh bersama hijaunya daun, dan menikmati alam yang lestari," tegas Rudy Susmanto.
Senada, Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan, secara yuridis Indonesia telah memiliki landasan kuat dalam pengelolaan sampah, yakni Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah serta Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025.
“Bapak Presiden mewanti-wanti bahwa seluruh elemen harus bergerak. Mulai dari pimpinan TNI–Polri, Bupati, Gubernur, hingga seluruh jajaran pemerintahan diminta memberikan contoh nyata kepada masyarakat,” ucap Hanif.
Baca Juga: FWBS Tanam Pohon di Cisadane, Sekda Kabupaten Bogor Dorong Peran Wartawan Jaga Lingkungan
Hanif juga mengingatkan kondisi tempat pembuangan akhir (TPA) di Indonesia yang rata-rata telah berusia 17 tahun. Dengan kondisi tersebut, diproyeksikan pada 2028 hampir seluruh TPA akan mengalami overload.
Karena itu, Presiden menekankan penanganan sampah harus dimulai dari hulu, dengan mendorong perubahan perilaku masyarakat serta memperkuat tata kelola sesuai regulasi.
“Dalam kerangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), penyelesaian persoalan sampah ditargetkan tuntas pada 2029,” jelasnya.
Baca Juga: Dorong Tanam Pohon Hutan Kota Setiap Kecamatan, Bupati Bogor Komitmen Hijaukan Kabupaten Bogor
Kemudian lanjut Hanif, Kabupaten Bogor, dengan jumlah penduduk sekitar 6 juta jiwa dinilai memiliki tantangan besar terkait timbulan sampah harian. Namun, pemerintah pusat optimistis daerah mampu mengelola persoalan tersebut secara komprehensif.