BOGOR, CEKLISSATU - Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengimbau seluruh ASN Kota Bogor untuk mulai menerapkan penghematan energi, baik dalam penggunaan bahan bakar kendaraan dinas maupun konsumsi listrik dan air di lingkungan kantor.


“Dalam konteks efisiensi energi, saya meminta seluruh ASN Kota Bogor untuk mulai melaksanakan penghematan, terutama bahan bakar kendaraan dinas, serta listrik dan air di kantor masing-masing,” ujarnya, usai halal bihalal dengan ASN di Balaikota, Rabu 1 April 2026

Ia menambahkan, Pemkot Bogor akan memangkas alokasi anggaran bahan bakar kendaraan dinas hingga 50 persen, khususnya untuk pejabat kepala dinas. Sebagai alternatif, ASN didorong menggunakan kendaraan listrik, transportasi umum, atau kendaraan yang lebih hemat energi.

Baca Juga: Pemkot Bogor Rencanakan WFH ASN Setiap Hari Jumat

“Saya juga sudah berbicara dengan BKAD untuk melakukan pemangkasan alokasi anggaran bensin dan solar hingga 50 persen. Alternatifnya bisa menggunakan kendaraan listrik, kendaraan roda dua, atau transportasi umum,” katanya.

Dedie mencontohkan dirinya yang kini lebih sering menggunakan transportasi umum saat melakukan perjalanan dinas ke luar kota.

“Saya kalau ke Bandung juga tidak pernah lagi membawa kendaraan dinas. Saya memakai kendaraan umum. Di sana bisa menggunakan transportasi umum atau taksi. Kita ingin pemerintah pusat terbantu dengan kebijakan efisiensi energi di daerah,” ungkapnya.

Terkait kemungkinan ASN tetap bepergian saat WFH, Dedie menegaskan bahwa terdapat mekanisme pengawasan dan sanksi bertahap bagi pelanggaran.

“Ada ketentuan dan sanksi yang bertahap. Mulai dari teguran lisan, kemudian peringatan satu, dua, dan seterusnya. Mekanismenya sudah diatur,” tegasnya.