BOGOR, CEKLISSATU - Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim ingatkan kembali bahwa setiap individu yang ada di pemerintah Kota Bogor punya tanggung jawab yang besar dalam melayani masyarakat, hal tersebut disampaikan usai dirinya menghadiri Bimbingan Teknis Keluarga Berintegritas yang di gelar di ruang Kinanti, Hotel Salak Bogor, Senin, 26/5/2025.
Bimbingan tekhnis yang mengusung tema "Mewujudkan Keluarga Berintegritas Melalui Penanaman Nilai Nilai Anti Korupsi" itu gelar bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
"Membangun integritas itu sangat penting dengan dimulai dari keluarga dari suami, isteri dan anak-anak.ucap Dedie kepada wartawan.
Ia menyamoaikan juga bahwa KPK akan mengawal kegiatan itu selama 3 hari kedepan.
"Alhamdulillah teman-teman dari KPK pagi hari ini sampai dengan tiga hari kedepan akan mengawal bimbingan tekhnis membangun integritas, tujuannya untuk mengingatkan kembali bahwa setiap individu yang ada di pemerintah Kota Bogor punya tanggung jawab yang besar, Apa tanggungjawabnya? Tanggungjawab bisa melayani masyarakat semaksimal mungkin."tegas Dedie.
Menurut ia, melayani masyarakat semaksimal mungkin ini harus ditunjang oleh keluarga yang kuat dan tidak mudah tergoda.
"Tidak ada urusan-urusan fleksi, pamer kekayaan, atau urusan-urusan soal bagaimana materi meningkat atau terlihat, hal itu yang ingin di ingatkan untuk teman-teman yang ada di lingkungan pemerintah Kota Bogor bahwa tugas kita di depan mata itu berat dan harus kita selesaikan sebaik-baiknya tanpa ada urusan-urusan beban dibelakang kita apalagi sampai harus mencari sumber-sumber materi yang tidak sah dan itu harus ditunjang oleh para keluarga istri dan anak -anak."tegas Dedie.
Sementara itu, Direktorat pembinaan peran serta masyarakat KPK, Freshmount Wongso, mengatakan bahwa bersama ini pihaknya berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor melakukan kegiatan bimbingan tekhnis keluarga berintegritas.
"Sebagaimana yang disampaikan pak.wali 3 hari kedepan akan melakukan kegiatan dihari pertama ini adalah bimbingan tekhnis keluarga berintegritas, di hari kedua, dunia usaha anti Korupsi di hari ketiga Perempuan anti korupsi." terangnya.
Ia berharap apa yang disampaikan pak.. Wali bahwa dari Segi keluarga bisa menjadi pengawas kalau pasangannya pejabat itu hidup lebih baik dengan hal yang halal dan melakukan amanah yang disampaikan masyarakat semaksimal mungkin dan hidup Seserhana.
Serta tidak menunjukan hal-hal yang membuat masyarakat dikondisi saat ini menjadi lebih melihat glamornya oknum-oknum Pemerintah dan sebagainya sudah ada berapa kasus yang sudah terjadi baik ditangani oleh KPK ataupun penegak hukum lainnya ini menjadi pembelajaran.
"Dengan pembekalan ini diharapkan, Pertama penanaman nilai-nilai anti korupsi terkait dengan integritas, dunia anti korupsi kita akan memberi pemahaman juga kepada pelaku-pelaku industri yang ada di Bogor dalam melakukan kegiatan-kegiatan berusaha dengan Pemerintah daerah dan dalam kegiatan lainnya tetap utamakan nilai-nilai integritas anti korupsi."tegasnya.
Ia juga menambahkan terkait peran perempuan anti korupsi dan berharap Kota Bogor mampu melaksanakan dengan baik.
"Yang ketiga perempuan anti korupsi kita harapkan penanaman nilai -nilai karena banyak masalah sebenarnya bukan perempuan saja diharapkan dengan pemahaman ini nilai-nilai perempuan anti korupsi ini mulai timbul dan Kota Bogor mampu melaksanakan ini serta kita harapkan tidak terjadi yang namanya korupsi."Harapnya.