BOGOR, CEKLISSATU - Menteri Lingkungan Hidup Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, PTPN I Regional 2, dan Taman Safari Indonesia (TSI) kompak melakukan penanaman pohon di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Senin (14/7/2025). Aksi ini sebagai bentuk komitmen nyata dalam mitigasi perubahan iklim dan pelestarian lingkungan.

Regional Head PTPN I Regional 2, Desmanto, menjelaskan bahwa pihaknya bersama mitra Kelompok Kerja Sama Operasi (KSO) turut bertanggung jawab dalam penghijauan kembali kawasan Puncak yang telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Hari ini Senin 14 Juli 2025 kami telah melakukan penanaman di tiga titik lokasi milik PTPN, dengan jumlah sekitar 3.000 pohon. Target kami akan menuntaskan penanaman hingga mencapai 5.000 pohon," jelas Desmanto.

Baca Juga: Hari Pertama MPLS, KPWK Bogor Selatan Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan

Ia juga mengungkapkan bahwa area Desa Cibeureum dan Citeko selama puluhan tahun telah digarap oleh masyarakat. Namun, kini melalui kerja sama dengan Taman Safari, kawasan tersebut akan dihijaukan kembali.

“Salah satu jenis pohon yang ditanam adalah pohon keras seperti alpukat. Lahan yang sebelumnya digunakan untuk pertanian sayur-sayuran akan kami pulihkan sesuai hasil temuan di lapangan,” tambahnya.

Terkait pemanfaatan lahan oleh KSO, Desmanto menjelaskan bahwa sebagian besar kegiatan usaha mencakup pengembangan wisata dan pembangunan rumah dengan tiang, namun masih ada beberapa izin yang belum terpenuhi dan tengah ditertibkan.

"Teknisnya, KSO memanfaatkan lahan yang selama ini digarap masyarakat. Kami tanami kembali dengan vegetasi yang sesuai, dan jika dijadikan area wisata, tetap harus memenuhi semua persyaratan izin lingkungan dan peraturan lainnya," tandasnya Desmanto.