BOGOR, CEKLISSATU.COM – Satreskrim Polresta Bogor Kota mengungkap komplotan pencuri internasional bermodus canggih yang menggasak harta miliaran rupiah.
Komplotan pencuri itu berisi WNA asal Tiongkok itu membobol sebuah rumah mewah di kawasan Rancamaya, Kota Bogor, dengan modus yang sangat terencana.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji Riznaldi Nugroho mengatakan, para komplotan pencuri internasional itu ditangkap bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Bogor dan Imigrasi Ngurah Rai Bali.
Baca Juga: Terekam Jelas, Komplotan Maling Sikat Motor dan Gadget Penghuni Kost di Kopo Bandung
Rumah yang dibobol milik Susanto yang berada di Jalan Cendana Cluster LV, Rancamaya itu terjadi saat korban sedang berlibur ke Tiongkok.
Berdasarkan rekaman CCTV, para pelaku yang berjumlah empat orang masuk ke area perumahan dengan sangat rapi.
Uniknya, untuk menutupi identitas, para pelaku menggunakan topeng bergambar wajah pesepakbola dunia, Lionel Messi.
Baca Juga: Polsek Cileungsi Bogor Ringkus Komplotan Pencuri Kabel Telkom
“Para pelaku masuk melalui pagar belakang rumah dan merusak pintu menggunakan dua batang linggis. Dari rekaman CCTV, terlihat tiga eksekutor di dalam rumah mengenakan sarung tangan hitam dan sepatu sneakers untuk mempermudah pergerakan mereka,” ujar Aji kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).
Pelaku berhasil menggasak uang tunai senilai Rp510 juta, logam mulia 150 gram, 10 jam tangan mewah merek GC, serta berbagai perhiasan emas lainnya. Total kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Penyelidikan mendalam tim Jatanras Polresta Bogor Kota membuahkan hasil melalui pelacakan kendaraan yang digunakan pelaku.
Baca Juga: Duh! Biznet Festival Bogor 2024 di GOR Padjajaran Diduga Picu Aksi Komplotan Pencuri
Terungkap bahwa para komplotam pencuri itu sempat menggunakan mobil Toyota Innova abu-abu (B 2314 POH) sebelum menukarnya dengan Toyota Alphard hitam (B 1194 SYW) untuk melancarkan aksinya.
“Kami melakukan penelusuran terhadap penyedia jasa sewa kendaraan. Diketahui mobil tersebut disewa oleh seorang WNA bernama Wu Rifu. Fakta krusial ditemukan dari kartu E-Toll yang sama yang digunakan di kedua mobil tersebut, yang memperkuat keterlibatan rombongan ini,” jelasnya.
Setelah beraksi pada Minggu malam, para pelaku langsung bergerak menuju Bandara Soekarno-Hatta pada Senin pagi, 23 Maret 2026, untuk melarikan diri kembali ke China.
Baca Juga: Aksi Pencurian Motor dengan Senjata Tajam, Maling di Bandung Babak Belur Dihajar Massa
Meski sempat lolos ke luar negeri, koordinasi intensif antara Polresta Bogor Kota dengan Div Hubinter Polri dan pihak Imigrasi membuahkan hasil saat salah satu pelaku, Wu Rifu, terpantau masuk kembali ke Indonesia melalui Bali pada 23 April 2026.
“Kami tidak tinggal diam. Setelah mendapatkan informasi pelaku kembali masuk ke wilayah Indonesia tepatnya di Bali, tim Resmob langsung berangkat melakukan pengejaran. Bekerja sama dengan Imigrasi Ngurah Rai dan Avsec Bandara, kami berhasil mengamankan pelaku saat mereka hendak terbang kembali ke negaranya pada 2 Mei 2026,” bebernya.
Dua tersangka yang berhasil diamankan adalah Rifu Wu dan Jianxiong Wu.
Baca Juga: Maling Motor di Bogor Selatan Tewas Usai Babak Belur Dihajar Warga
Sementara itu, tersangka Annian Lu dan Liangxing Su saat ini masih dalam pengejaran dan telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).
“Saat ini pemeriksaan intensif masih kami lakukan untuk melacak keberadaan barang bukti lainnya yang mungkin sudah dialihkan,” tutup dia.