KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM – Kepala Desa Purasari, Agus Soleh Lukman melaporkan sebanyak 167 rumah dan satu sarana keagamaan mengalami kerusakan akibat gempa yang mengguncang wilayah tersebut.
Sebagai langkah darurat, warga masih beraktivitas di rumah pada siang hari, namun memilih mengungsi ke tenda-tenda darurat pada malam hari demi menghindari risiko gempa susulan.
"Kami mengerahkan masyarakat agar tidak panik. Pemerintah desa bersama BPD sudah siaga di lokasi." ungkap Agus Soleh Lukman. Selasa, (23/9/2025).
Baca Juga: Terdampak Gempa Bogor-Sukabumi, 285 Jiwa di Leuwiliang dan Pamijahan Mengungsi ke Tenda Darurat
"Tenda-tenda juga didirikan di area aman untuk mengantisipasi jika terjadi guncangan malam hari," sambung Kepala Desa Purasari.
Ia juga mengimbau seluruh perangkat desa, RT, RW, hingga kelembagaan masyarakat untuk tetap waspada.
"Intinya jangan panik, tetapi tetap waspada dan mencari lokasi-lokasi yang aman," tutupnya.