BOGOR, CEKLISSATU.COM – Wali Kota Bogor, Dedie Rachim beberkan rencana bakal dibukanya rute Biskita Transpakuan sampai kampus IPB University Dramaga.

Rencana tentang pembukaan rute Transpakuan itu dipaparkan Dedie Rachim saat menghadiri Kuliah Umum Mahasiswa Baru Sekolah Pascasarjana IPB Semester Ganjil 2025 di Graha Widya Wisuda, IPB University, Dramaga, Kabupaten Bogor, Kamis (14/8/2025).

Dedie Rachim pun menyampaikan, bahwa saat ini sinergi Pemerintah Kota Bogor (Pemkot) Bogor dan IPB University sudah berlangsung lama dan terus berlanjut.

Baca Juga: Mahasiswa IPB Pasang Automatic Weather Station, Petani Kedungpoh Kini Miliki Ramalan Cuaca Sendiri

“Karena perkembangan pembangunan IPB University ini harus ditunjang juga oleh infrastruktur. Ke depan ada rencana pemkot untuk membangun koridor baru, koridor dari Bubulak, Cifor, Situ Gede, Cangkurawok sampai dengan IPB. Nah ini akan mendukung keberadaan IPB sebagai world class university,” ungkap Dedie Rachim.

Sementara itu, Presiden RI ke-6, SBY, menyampaikan masukan berkaitan dengan kemampuan adaptif dalam menghadapi berbagai perubahan.

“Tadi saya sampaikan dalam pidato, saya betul-betul bangga, saya betul-betul punya harapan yang lebih besar kepada IPB, karena visi IPB. Idealnya, apa yang dilakukan, termasuk inovasinya, menurut saya menunjukkan IPB memang salah satu world class university, salah satu center of excellence, dan sesuai dengan semangat zaman, tantangan zaman,” katanya.

Baca Juga: Pemkot Bakal Hilangkan 216 Angkot Tua di Bogor, Jenal Mutaqin: Kita Bakal Tambah Koridor BisKita

SBY melanjutkan, bahwa apa yang sudah dilakukan IPB terus dikembangkan, karena diperlukan oleh Indonesia, diperlukan oleh dunia.

“Untuk mahasiswa, termasuk mahasiswa baru, timbalah pengalaman sebanyak-banyaknya dari IPB University ini, pasti ada gunanya. Saya alumnus, rasanya ketika saya menempuh S3 dan disertasi tentang ekonomi Indonesia dan saya terapkan dalam economic policy, hasilnya nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor IPB University, Prof Arif Satria mengatakan, saat ini kita tengah menghadapi sumber krisis perlindungan, krisis kemiskinan, krisis geopolitik, dan lain sebagainya.

Baca Juga: IPB Latih Guru PAUD Bantul Ciptakan Buku Cerita Digital Interaktif

“Oleh karena itu, tidak ada cara lain, selain bagi para mahasiswa IPB untuk mengembangkan diri, kemudian pada akhirnya bisa berhikmat untuk kepentingan kemanusiaan, untuk kepentingan bangsa, dan juga untuk kepentingan dunia yang lebih damai, dunia yang lebih membahagiakan,” katanya.