BOGOR, CEKLISSATU.COM – Memasuki H+2 Hari Raya Idulfitri,  kondisi arus lalu lintas di kawasan wisata Puncak Bogor mengalami peningkatan kendaraan dibandingkan hari sebelumnya, Senin (23/3/2026).

Kasat lantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto mengatakan, peningkatan arus lalu lintas karena masyarakat yang ingin berwisata di Kawasan Puncak.

Peningkatan arus kendaraan yang rerjafi di jalur Puncak Bogor terjadi sejak pukul 8.00 WIB yang mencapai sekitar seribu kendaraan.

Baca Juga: Kapolri Prediksi Dua Gelombang Arus Balik Lebaran 2026 24-25 dan 28-29 Maret, Ini Waktu Puncak dan Cara Menghindarinya

Untuk mengurai kepadatan kendaraan, Satlantas polres Bogor mempersiapkan 200 personil yang sudah di tempatkan di sepanjang jalur Puncak dan akan diberlakukan proses one way.

“Saat ini proses one way dilaksanakan mulai pukul 7.00 WIB lebih maju dari hari sebelumnya yang dilaksanakan pukul 7.30 WIB Mengingat traffic counting yang dari gerbang Tol Ciawi menuju ke Puncak terjadi peningkatan dibandingkan hari sebelumnya H+2,” terangnya..  

Menurutnya, peningkatan kendaraan tersebut diperkirakan mencapai 35 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Baca Juga: Arus Mudik Lebaran: 50 Ribu Kendaraan Lintasi Puncak Bogor, Polisi Siapkan Antisipasi Hari H Kedua Idul Fitri

“Peningkatan untuk hari ini sekitar 35 persen, namun saat ini masih kami hitung untuk yang per jamnya sekarang, sehingga dapat menjadi dasar bagi kami melakukan rekayasa lalu lintas,” tuturnya

Iptu Afif juga mengatakan, pada hari kedua lebaran pihaknya telah mencatat puluhan ribu kendaraan yang memasuki Kawasan Puncak.

“Dapat kami laporkan, H+2 kemarin terdapat 80.000 kendaraan yang melintas dari jalur Puncak. Untuk hingga saat ini sampai dengan pukul 8.00 pagi sudah ada 7.000 kendaraan yang melintas dari gerbang Tol Ciawi ke arah Puncak dari Jakarta,” ujarnya.

Baca Juga: Jelang Lebaran, 2.100 Angkot di Jalur Puncak Bogor Akan Diliburkan 4 Hari, Sopir Dapat Rp800 Ribu

Untuk itu, Iptu Afif mengimbau, seluruh masyarakat yang akan melintas maupun berwisata di Kawasan Puncak agar mematuhi tata tertib lalu lintas.

“Kami himbau kepada masyarakat yang ingin melaksanakan wisata di jalur Puncak agar dapat mematuhi rekayasa lalu lintas. Untuk saat ini kami berlakukan one way ke arah atas, mengingat volume kendaraan yang dari Jakarta menuju ke Puncak cukup deras, maka patuhi rekayasa lalu lintas yang sudah kami terapkan,” tegasnya.

Untuk titik-titik kemacetan di jalur Puncak, Afif menyebut ada di 3 titik

“Titik-titik kepadatan di atas ada 3 titik, yang pertama di Pasir Muncang, kedua di Megamendung dan di Pasar Cisarua. Kami telah menyiapkan 200 personil gabungan dari Polres Bogor, dari Ditsamapta dan Polda Jawa Barat, disepanjang 22 km di jalur Puncak,” katanya.